TRIBUNWOW.COM - Arsenal dan Manchester City masih menempatkan Tino Livramento, bek kanan Newcastle United dalam radar transfer mereka.
Namun, peluang Arsenal dan Manchester City untuk merekrut Tino Livramento pada musim panas ini tidak semudah yang diperkirakan.
Performa Tino Livramento dalam beberapa musim terakhir membuatnya dianggap sebagai satu di antara talenta muda terbaik di posisi bek sayap di Inggris.
Sepanjang musim ini bersama Newcastle United, Tino Livramento telah mencatatkan 26 pertandingan dan 1 asis di semua kompetisi.
Baca juga: Done Deal Transfer Malut United, Gelandang Borneo FC dan Kiper Persita Dikabarkan Sepakat Join
Serta, pemanggilan Tino Livramento ke skuad Timnas Inggris semakin menguatkan pandangan tersebut, sehingga sejumlah klub elite terus mengikuti perkembangannya.
Meski demikian, Newcastle berada dalam posisi yang sangat kuat.
Dilansir oleh TEAMTalk pada Selasa (9/6/2026), manajemen Newcastle melihat Tino Livramento pemain berusia 22 tahun itu sebagai aset jangka panjang dan tidak menunjukkan tanda-tanda ingin melepasnya.
Karena itu, harga yang dipasang oleh Newcastle diyakini sangat tinggi, yakni sebesar 58 juta pounsterling (sekitar Rp1,4 triliun), bahkan nilai tersebut melampaui nilai transfer yang pernah dibayarkan Paris Saint-Germain untuk Achraf Hakimi dari Inter Milan pada 2021.
Situasi tersebut membuat Arsenal dan Manchester City mulai mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil langkah lebih jauh.
Selain masalah harga, riwayat kebugaran Tino Livramento juga menjadi perhatian.
Musim lalu ia beberapa kali mengalami gangguan cedera yang membatasi jumlah penampilannya di Premier League, sehingga muncul pertanyaan mengenai konsistensi ketersediaannya dalam jangka panjang.
Walaupun begitu, ketertarikan kedua klub belum surut.
Baik Arsenal maupun Manchester City tetap menilai Tino Livramento memiliki kualitas yang sesuai dengan tuntutan tim papan atas dan berpotensi berkembang menjadi satu di antara bek terbaik di Eropa.
Di tengah sulitnya negosiasi dengan Newcastle, kedua klub mulai memetakan alternatif lain untuk memperkuat sektor bek kanan.
Nama Wesley dan Vanderson dari Brasil masuk dalam daftar pemain yang dipantau, bersama talenta Italia Marco Palestra serta bek Sporting CP, Ivan Fresneda.
Menariknya, beberapa target tersebut juga masuk dalam pengamatan Newcastle.
Baca juga: Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal, Real Madrid Siapkan Langkah pada Bursa Transfer Musim Panas 2026
"Newcastle sendiri mengagumi Fresneda, sehingga tercipta prospek persaingan transfer yang menarik jika Livramento tetap berada di St James' Park," tulis TEAMTalk.
Hal itu berpotensi menciptakan persaingan transfer yang menarik apabila Tino Livramento akhirnya tetap bertahan di St James' Park.
Untuk saat ini, Newcastle tidak berada di bawah tekanan untuk menjual sang pemain.
Kondisi finansial klub relatif stabil, dan mereka meyakini nilai pasar Livramento masih bisa meningkat, apabila sang pemain mampu menunjukkan performa terbaiknya secara konsisten serta terbebas dari masalah cedera.
Dengan situasi yang ada, masa depan Tino Livramento tampaknya masih terbuka untuk berbagai kemungkinan.
Namun selama Newcastle mempertahankan valuasi tinggi dan klub-klub peminat belum siap memenuhi tuntutan tersebut, peluang transfer dalam waktu dekat masih terlihat cukup rumit.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari STMIK Amikom Surakarta/Lifia Anggraini)