Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, dilaporkan telah mencapai titik jenuh dengan departemen medis klub. Menurut laporan L'Equipe, kapten tim nasional Prancis itu secara pribadi menghubungi presiden Real Madrid, Florentino Perez, untuk menyampaikan bahwa ia tidak ingin lagi mendapatkan perawatan dari staf medis klub.
Mbappe mengambil langkah drastis dengan langsung menelepon Perez untuk menegaskan ketidakpercayaannya terhadap tim medis internal Los Blancos. Setelah berjuang melawan cedera lutut yang dialaminya sejak Desember, pemain berusia 27 tahun itu dikabarkan kecewa dengan metode perawatan yang diterapkan di Valdebebas. Berdasarkan laporan L'Equipe, Mbappe telah menyampaikan kepada pihak manajemen klub bahwa ia tidak ingin lagi ditangani oleh staf medis Madrid. Sebagai gantinya, ia menuntut untuk bekerja secara eksklusif dengan Christophe Baudot, dokter yang pernah menanganinya di Paris Saint-Germain dan disebut-sebut berperan penting dalam pemulihan kondisinya baru-baru ini.
Hubungan antara Mbappe dan tim medis Madrid dikabarkan memburuk setelah muncul laporan yang menyebutkan bahwa departemen medis klub sempat memberikan perawatan pada lutut yang salah. Meskipun sang penyerang telah berusaha menepis kabar tersebut di depan publik, ketegangan antara kedua pihak masih terasa jelas. Laporan yang sama menegaskan bahwa situasi ini telah mencapai titik tanpa jalan kembali. Mbappe merasa kesehatan jangka panjangnya terancam akibat proses pemulihan yang terlalu dipaksakan, dan ia menilai standar kehati-hatian yang dibutuhkan oleh atlet sekelasnya tidak terpenuhi oleh tim medis saat ini.
Masalah ini ternyata bukan hanya dialami oleh Mbappe seorang. Beberapa waktu lalu, muncul laporan bahwa absennya Eduardo Camavinga dalam beberapa pertandingan pada Desember 2025 akibat cedera pergelangan kaki disebabkan oleh salah diagnosis dari tim medis Real Madrid. Staf medis klub disebut melakukan pemindaian X-ray pada kaki yang salah milik gelandang bertahan tersebut.
Camavinga mengalami cedera pergelangan kaki kiri pada 3 Desember saat Real Madrid menang 3-0 di kandang Athletic Club. Meskipun sempat mencetak gol, ia harus digantikan pada menit ke-69 karena merasakan nyeri. Namun, pemeriksaan MRI justru dilakukan pada kaki kanannya. Karena tidak ditemukan cedera di sana, dokter pun menyatakan Camavinga fit untuk bermain.
Pemain berusia 23 tahun itu kemudian masuk dalam daftar skuad untuk laga melawan Celta pada 7 Desember, meski akhirnya tidak dimainkan. Setelah itu, ia absen di laga melawan Alaves (LaLiga), Manchester City (Liga Champions), dan Talavera (Copa del Rey) karena masalah pada pergelangan kaki. Ia baru bisa kembali bermain pada 20 Desember, saat tampil sebagai pemain pengganti di laga melawan Sevilla.
Laporan dari L'Equipe juga menambahkan bahwa kepercayaan antara departemen medis dan skuad Real Madrid telah retak selama beberapa tahun terakhir.
Terlepas dari situasi panas di ibu kota Spanyol, Mbappe saat ini telah bergabung dengan rekan-rekan setimnya di tim nasional Prancis untuk menjalani laga persahabatan melawan Brasil dan Kolombia. Setelah itu, ia akan kembali ke Madrid untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan LaLiga kontra Mallorca. Los Blancos kini tertinggal empat poin dari Barcelona yang memimpin klasemen sementara LaLiga.