Dalam Rangka Kampanye Gaya Hidup Sehat, KORMI Kabupaten Pasuruan Gelar Cek Kebugaran Massal
Luky Setiyawan June 09, 2026 10:54 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan terus mengkampanyekan pentingnya gaya hidup sehat di tengah masyarakat. 

Salah satunya dengan menggelar kegiatan cek kebugaran massal yang melibatkan ratusan warga dari 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan di GOR Sasana Krida Anoraga Raci, Bangil, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Pasuruan itu menjadi upaya nyata untuk mengajak masyarakat lebih aktif bergerak.

Di sisi lain, ini juga bagian dari dari mengurangi pola hidup sedentari atau kebiasaan terlalu lama duduk dan bermain gawai.

Baca juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Walikota Pasuruan Ingatkan Disiplin Kerja dan Kepedulian Lingkungan

Para peserta menjalani serangkaian tes kebugaran sederhana berupa jalan cepat dan lari selama enam menit mengelilingi area GOR. 

Setelah itu, pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga kondisi kesehatan dasar lainnya.

Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo mengatakan, ini untuk membangun kesadaran bahwa kesehatan harus dijaga melalui aktivitas fisik yang rutin dan pola hidup yang seimbang.

Menurutnya, banyak masyarakat yang merasa sehat, namun belum pernah mengetahui kondisi kebugaran tubuhnya secara objektif. 

Karena itu, hasil pemeriksaan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.

“Melalui cek kebugaran ini, masyarakat bisa mengetahui kondisi fisiknya secara langsung,” paparnya.

Selain itu, kata dia, data yang diperoleh juga akan menjadi dasar bagi KORMI dalam menyusun program olahraga rekreasi yang lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, olahraga rekreasi tidak hanya berfungsi menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga mampu memperkuat interaksi sosial.

Di sisi lain, membangun kebersamaan, dan menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sehat.

“Kami ingin olahraga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, bukan hanya dilakukan saat ada kegiatan tertentu,” ujarnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Kabupaten Pasuruan dr Arif Junaedi mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam pola hidup pasif.

Menurutnya, fenomena “kaum rebahan” yang minim aktivitas fisik dapat berdampak pada menurunnya tingkat kebugaran dan meningkatkan risiko berbagai penyakit.

“Akhir-akhir ini semakin banyak masyarakat yang kurang bergerak karena aktivitas sehari-hari lebih banyak dilakukan dengan bantuan teknologi dan gawai,” jelasnya.

Arif menambahkan, hasil tes kebugaran yang diperoleh peserta dapat menjadi indikator awal untuk mengetahui apakah pola hidup yang dijalani selama ini sudah sehat atau masih perlu diperbaiki.

“Kalau hasilnya kurang baik, berarti ada kebiasaan yang harus diubah. Mulai dari memperbanyak aktivitas fisik, menjaga pola makan, hingga rutin berolahraga,” tambahnya.

Kegiatan yang mengusung tema “Masyarakat Bugar, Pasuruan Sehat dan Produktif” tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang terus didorong pemerintah.

Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, jajaran pengurus KORMI, perwakilan rumah sakit daerah, serta pegiat olahraga rekreasi.

Baca juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Walikota Pasuruan Ingatkan Disiplin Kerja dan Kepedulian Lingkungan

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.