Didominasi Gen Z, 297 PNS Baru Kota Semarang Diminta Beri Pelayanan Publik 100 Persen
Rustam Aji June 09, 2026 11:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Sebanyak 297 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Semarang formasi tahun 2025 resmi diambil sumpah dan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh. 

Dalam momen ini, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan bahwa peningkatan hak keuangan yang kini diterima 100 persen wajib diimbangi dengan totalitas pelayanan kepada masyarakat.

"Ketika hak sudah diterima 100 persen, maka pelayanan kepada masyarakat juga harus hadir 100 persen. Dedikasi, profesionalisme, integritas, dan semangat melayani harus menjadi prioritas utama," tegas Agustina usai upacara penyerahan keputusan pengangkatan di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang, Selasa (9/6/2026).

Ratusan aparatur baru tersebut resmi melepas status "calon" setelah dinyatakan lolos masa percobaan selama satu tahun, menyelesaikan Pelatihan Dasar (Latsar), serta memenuhi seluruh ketentuan kepegawaian yang berlaku.

Didominasi Gen Z, Energi Baru untuk Pelayanan Publik Kota Semarang

Pengangkatan PNS Kota Semarang kali ini membawa warna baru dalam birokrasi. Dari total 297 pegawai yang dilantik, komposisinya didominasi oleh anak muda, dengan rincian 233 orang berasal dari Generasi Z dan 64 orang dari Generasi Y.

Agustina menilai tingginya porsi keikutsertaan Gen Z ini akan menjadi modal kuat untuk mempercepat transformasi digital dan peningkatan mutu pelayanan publik di Kota Semarang.

Baca juga: Hasil Babak Pertama Timnas Indonesia vs Mozambik: Gol Ole Romeny Bawa Garuda Unggul 1-0

"Generasi muda memiliki cara pandang yang dekat dengan perkembangan zaman dan teknologi. Kehadiran mereka akan membantu pemerintah memahami kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan tepat," imbuhnya.

Selain dituntut adaptif terhadap teknologi, Wali Kota juga berpesan agar para PNS baru menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai keberagaman dan toleransi yang selama ini menjadi identitas kehangatan Kota Atlas.

Krisis Pegawai dan Usulan Formasi ASN Kota Semarang 2026

Meskipun mendapatkan suntikan energi baru dari eks CPNS Kota Semarang 2025, Pemkot Semarang nyatanya masih menghadapi tantangan kekurangan tenaga kerja.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono, membeberkan bahwa jumlah ASN yang tersedia saat ini baru berkisar di angka 16 ribu pegawai. Padahal berdasarkan analisis beban kerja, kebutuhan ideal Pemkot Semarang mencapai 22 ribu pegawai.

Untuk menyiasati ketimpangan tersebut, BKPP telah mengambil langkah strategis dengan mengusulkan ratusan lowongan baru ke pemerintah pusat.

"Pemerintah Kota Semarang telah mengusulkan sekitar 540 formasi ASN tahun 2026 yang terdiri dari tenaga guru, kesehatan, dan teknis. Usulan tersebut saat ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian PANRB," ungkap Joko.

Joko menambahkan, rekrutmen baru tetap mengacu pada prinsip zero growth, di mana jumlah posisi yang dibuka disesuaikan dengan jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun. Oleh karena itu, efisiensi, inovasi, dan kolaborasi dari para PNS yang baru dilantik menjadi kunci utama agar pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan personel. (idy)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.