Jakarta (ANTARA) - Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi melaksanakan kegiatan "Jaga Jakarta On The Spot" di Jakarta Barat, guna menyerap aspirasi warga dan memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan (kamtibmas).

​Kegiatan dialog antara TNI-Polri dengan tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, dan warga tersebut digelar di Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Selasa.

​"Keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Peran aktif masyarakat, tokoh lingkungan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa sangat penting agar setiap potensi gangguan dapat dicegah sejak awal," kata Asep dalam keterangannya.

​Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya mengunjungi dua lokasi di Kelurahan Krukut. Lokasi pertama berada di Cafe Junet, Jalan Keutamaan Dalam RT 06/RW 03.

​Di lokasi ini, keduanya berdialog dengan Ketua RW 03, para Ketua RT, serta warga setempat terkait situasi kamtibmas, penguatan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling), peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa, hingga keberadaan Pos Pantau Anti Tawuran.

​Asep mengimbau warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan, menjauhi penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti tramadol, serta segera melaporkan setiap informasi maupun kejadian kepada aparat setempat.

​Setelah itu, rombongan melanjutkan kegiatan ke Kedai Go Pilan di Jalan Ketapang Utara I RW 07 untuk kembali berdialog dengan tokoh masyarakat mengenai situasi kamtibmas dan aktivitas ekonomi warga sekitar.

​Asep menegaskan bahwa "Jaga Jakarta On The Spot" merupakan wujud kehadiran langsung aparat keamanan di tengah masyarakat demi memperkuat komunikasi tiga pilar.

​“Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat. Setiap masukan akan menjadi bahan bagi kami untuk melakukan langkah tindak lanjut, termasuk berkoordinasi dengan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait,” ujarnya.

Asep menambahkan ​kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh Pejabat Utama (PJU), Kapolres, dan Dandim jajaran di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.

​Dalam kegiatan serentak tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi mulai dari kebutuhan penerangan jalan, titik rawan gangguan kamtibmas, kondisi proyek jalan yang berpotensi membahayakan warga, antisipasi tawuran dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), usulan pembangunan Pos Polisi, apresiasi layanan 110, hingga kerawanan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

​Merespons hal itu, Polda Metro Jaya memastikan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut. Khusus mengenai persoalan fasilitas publik seperti penerangan jalan dan jalan rusak, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar segera ditangani sesuai kewenangan masing-masing.

​Selain berdialog, dalam kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif tersebut, Kapolda Metro Jaya bersama Pangdam Jaya juga membagikan paket sembako kepada warga sekitar.

​Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin, Dirintelkam Polda Metro Jaya Kombes Pol Miko Indrayana, serta Asintel Kodam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh.

​Melalui program ini, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya berharap komunikasi antara aparat dan masyarakat semakin terbuka, sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi lebih dini.