Prediksi Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026, Ada Mbappe, Ronaldo, Messi, Kane
Nia Kurniawan June 09, 2026 11:19 PM

TRIBUNKALTENG.COM - Cristiano Ronaldo diprediksi melampaui juara bertahan Lionel Messi dalam hal gol di Piala Dunia FIFA mendatang.

Dalam pertarungan antara Messi, sang 'GOAT' (Greatest of All Time), yang memenangkan Piala Dunia, dan Ronaldo, yang hanya kurang satu trofi Piala Dunia untuk menyamakan kedudukan dalam perdebatan 'Greatest of All Time', Mbappe memilih Cristiano.

Baca juga: Hasil Akhir Skor Indonesia vs Mozambik, Sudan tak Tergeser cek Kalkulasi Matematika Poin FIFA

Messi mewujudkan mimpi seumur hidupnya untuk merebut trofi Piala Dunia FIFA di Qatar pada tahun 2022.

Kini, semua mata tertuju pada Cristiano yang berusia 41 tahun, yang datang setelah musim gemilang meraih gelar juara bersama Al Nassr di Arab Saudi, masih tetap produktif sebagai mesin pencetak gol, setelah memenangkan hampir semua gelar di level klub dan internasional, kecuali gelar Piala Dunia.

Menjelang Piala Dunia 2026, Ronaldo dan Messi, yang bermain di Piala Dunia keenam mereka yang memecahkan rekor, masing-masing telah mencetak delapan dan 13 gol di Piala Dunia FIFA.

Namun, legenda Portugal itu belum pernah mencetak gol dalam pertandingan babak gugur Piala Dunia, dan ini adalah satu noda yang ingin ia hapus dari catatan prestasinya yang mengagumkan sebagai seorang pesepakbola.

Prancis berada di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia, yang akan dimulai di Stadion MetLife pada 16 Juni.

Mbappe telah mencetak 12 gol dalam dua penampilan di Piala Dunia, termasuk empat di babak final, dan sedang mengejar rekor sepanjang masa Miroslav Klose dengan 16 gol.

Fans Prancis Jagokan Kylian Mbappe CS juara Piala Dunia 2026

Di sela kesibukannya mengatur parkir pelanggan di Kafe Along, Jalan Janah Jari Palangka Raya, seorang pemuda bernama Fajar (23) tampak antusias membicarakan ajang sepak bola paling bergengsi, Piala Dunia 2026, yang segera bergulir.

Mengenakan jersey tim nasional Prancis, Fajar begitu percaya diri menjagokan Kylian Mbappe CS di turnamen empat tahunan tersebut.

"Kalau saya sih dukung Perancis," ujarnya saat ditemui Tribunkalteng.com di lokasi kerjanya, Sabtu (30/5/2026).

Fajar mendukung Timnas Prancis sudah lama, di beberapa ajang sepak bola sebelumnya ia juga mengunggulkan pemenang Piala Dunia dua kali itu. 

Dukungan itu tergambar jelas dari jersey timnas Prancis yang dikenakannya saat bekerja.

"Ya dukung Perancis terus, makanya sampai ada bajunya ini," ujarnya.

Terlebih saat ini, lini serang Prancis bakal dipimpin Kylian Mbappé yang juga idola Fajar.

"Karena ada si kura-kura ninja, si Mbappe. Memang idola saya," kata Fajar.

Kylian Mbappe yang kerap disamakan dengan salah satu tokoh fiksi, kura-kura ninja membuat Fajar mudah mengingat sang pemain.

Menurutnya, penyerang Real Madrid itu merupakan satu di antara pemain terbaik saat ini.

"Dia itu sudah mega bintangnya zaman sekarang," ucapnya.

Pemain Kunci Timnas Prancis di Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe

Mbappe tetap menjadi pemain paling menentukan bagi Prancis karena ia mengubah perilaku lawan bahkan sebelum pertandingan dimulai.

Analisis taktik FIFA terhadap Prancis di Piala Dunia 2022 menyoroti bagaimana posisinya yang tinggi dan melebar menciptakan ancaman serangan balik yang tak terelakkan dan memaksa lawan untuk melakukan kompromi taktis.

Ia mencetak delapan gol di turnamen tersebut dan meraih Sepatu Emas, yang semakin memperkuat statusnya sebagai titik acuan serangan terpenting Prancis.

Namun, pemain berusia 28 tahun ini memikul beban turnamen besar.

Jadi, jika dia tidak dalam kondisi prima, seluruh struktur serangan akan kehilangan sebagian ancamannya, karena Prancis dibangun untuk memaksimalkan daya ledaknya daripada menggantikannya.

Ousmane Dembele

Dembele menawarkan ancaman berbeda bagi Prancis, ancaman yang lebih sulit diprediksi tetapi sama berharganya.

Kemampuannya menyerang dari sayap, membawa bola dengan cepat, dan menciptakan ruang di area sempit memberi Deschamps pemain lain yang dapat menembus pertahanan yang solid.

Dalam tim yang terkadang mengandalkan Mbappe untuk permainan langsung, Dembele memberikan ketidakseimbangan yang dapat membuat Prancis lebih sulit ditebak.

Yang menjadi perhatian adalah konsistensi.

Dembele seringkali tampil cemerlang dalam momen-momen tertentu, bukan dalam jangka waktu yang lama, dan Prancis tidak selalu membutuhkan kecemerlangan dalam sekejap, melainkan keandalan di momen-momen penting.

Dia bisa mengubah jalannya pertandingan dengan satu rangkaian permainan yang bagus, tetapi nilai keseluruhannya akan bergantung pada apakah dia mampu memberikan pengaruh tersebut tanpa tampil kurang konsisten dalam pertandingan.

William Saliba

Saliba penting karena Prancis membutuhkan otoritas pertahanan melawan serangan terbaik di babak final.

Dia membaca bahaya sejak dini, menguasai ruang dengan baik, dan memiliki profil fisik untuk menghadapi berbagai lawan di babak gugur.

Dalam turnamen di mana kesalahan kecil dihukum dengan brutal, memiliki bek yang dapat tetap tenang di bawah tekanan adalah aset utama.

Masalahnya adalah posisinya sebagai starter tidak sepenuhnya aman, yang membuatnya menjadi pilihan yang menarik tetapi sedikit rentan.

Prancis memiliki bek tengah lain yang dapat bersaing untuk mendapatkan menit bermain, dan Deschamps tidak pernah ragu untuk melakukan rotasi ketika ia merasa situasi taktis membutuhkannya.

Saliba mungkin pemain yang hebat, tetapi ia tetap harus membuktikan diri setiap kali susunan pemain dipilih.

NGolo Kante

Kante tetap menjadi salah satu nama yang paling dipercaya di sepak bola Prancis karena apa yang ia berikan di luar sekadar teknik murni.

Ia memberikan kekuatan di lini tengah, perlindungan defensif, dan rasa aman yang memungkinkan para pemain yang lebih kreatif untuk beroperasi dengan bebas.

Bahkan setelah bertahun-tahun absen dari lima liga top Eropa, pengalaman dan pemahamannya tentang permainan masih membuatnya relevan dalam sepak bola turnamen.

Kelemahannya jelas: usia dan ritme. Ia tidak lagi berada di puncak kemampuan fisiknya, dan kurangnya paparan rutin terhadap kompetisi mingguan tingkat elit membuatnya menjadi pilihan yang lebih berisiko daripada sebelumnya.

Prancis akan menghargai apa yang ia ketahui, tetapi selalu ada pertanyaan apakah ia masih mampu menampilkan performa terbaiknya dalam turnamen.

Skuad Perancis di Piala Dunia 2026

Kiper:

Mike Maignan (AC Milan)
Robin Risser (Lens)
Brice Samba (Rennes)

Bek:

Lucas Digne (Aston Villa)
Malo Gusto (Chelsea)
Lucas Hernández (Paris Saint-Germain)
Theo Hernández (Al Hilal)
Ibrahima Konaté (Liverpool)
Jules Koundé (Barcelona)
Maxence Lacroix (Crystal Palace)
William Saliba (Arsenal)
Dayot Upamecano (Bayern Munich)

Gelandang:

N'Golo Kanté (Fenerbahçe)
Manu Koné (AS Roma)
Adrien Rabiot (AC Milan)
Aurélien Tchouaméni (Real Madrid)
Warren Zaïre-Emery (Paris Saint-Germain)

Penyerang:

Maghnes Akliouche (AS Monaco)
Bradley Barcola (Paris Saint-Germain)
Rayan Cherki (Manchester City)
Ousmane Dembélé (Paris Saint-Germain)
Désiré Doué (Paris Saint-Germain)
Jean-Philippe Mateta (Crystal Palace)
Kylian Mbappé (Real Madrid)
Michael Olise (Bayern Munich)
Marcus Thuram (Inter Milan)

Manajer: Didier Deschamps

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.