Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM,TAMBOLAKA - Petani sawah tadah hujan Kaori Kabupaten Sumba Barat meminta pemerintah di daerah itu membangun sumur bor.
Permintaan itu menyusul semakin berkurangnya pasokan air ke areal persawahan jelang musim tanam padi ke-2.
Di Gelora Pada Eweta misalnya, petani disepanjang pinggir kali bisa menanam padi ke-2 memanfaatkan air kali.
Caranya petani menggunakan pompa air mengaliri areal persawahan sehingga bisa menanam padi kedua.
Baca juga: Kelompok Tani Sehati Panen Jagung Bersama Kapolres TTU Eliana Papote, Minta Dukungan Sumur Bor
Kondisi yang sama juga dialami petani pinggir kali di Kaori Sumba Barat. Kondisi itu berbeda terhadap petani yang memiliki areal sawah dibagian tengah atau bagian dalam jauh dari kali. Para petani itu hanya bisa menanam padi satu kali saja.
Untuk itu mereka meminta pemerintah membangun sumur bor selain menanam padu kedua juga bisa menanam tanaman hortikultura.
Bapa Yana, salah seorang petani yamg ditemui di Kaori Sumba Barat, Selasa 9 Juni 2026 mengaku hanya bisa menanam satu kali karena ketersediaan air terbatas. Hanya mengandalkan air hujan karena letak sawahnya jauh dari kali.
Baca juga: Sumur Bor Tak Berfungsi, Empat Hektar Sawah Milik Petani Nanga Mbaur Terancam Kekeringan
Dan sekali panen 15-20 karung padi. Untuk itu, ia meminta pemerintah bisa membantu membangun sumur bor sehingga bisa menanam padi kedua dan juga menanam sayur-sayur dan tanaman hortikultura lainya. (pet)