TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Hotel Truntum Padang yang berada di Jalan Gereja No. 34, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, mengalami kebakaran pada Selasa (9/6/2026) malam.
Berdasarkan pantauan TribunPadang.com di lokasi, kebakaran terjadi di area dapur hotel yang berada satu lantai dengan restoran di lantai dasar.
Saat TribunPadang.com memasuki area dapur sekitar pukul 19.53 WIB, api telah berhasil dipadamkan. Namun, asap putih masih terlihat memenuhi ruangan.
Lantai dapur tampak basah akibat proses pemadaman. Sejumlah alat pemadam api ringan (APAR) juga terlihat berserakan di sekitar lokasi.
Selain itu, beberapa bagian dapur tampak berantakan pascakebakaran. Sejumlah kabel listrik di area tersebut juga terlihat hangus.
Baca juga: Evakuasi Truk Bermuatan Sodium di Sitinjau Lauik Padang Gagal, Crane Tak Kuat Angkat Beban 40 Ton
Belasan personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang tampak hilir mudik memastikan tidak ada lagi titik api di hotel yang berada tepat di depan Monumen Gempa Padang tersebut.
Di lokasi juga terlihat sejumlah personel kepolisian dan petugas PLN melakukan pemeriksaan. Sementara beberapa tamu hotel tampak menyaksikan proses penanganan dari area restoran.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 19.10 WIB.
Menurutnya, sumber kebakaran berada di bagian exhaust fan atau cooker hood yang berfungsi sebagai penyedot asap dapur.
"Yang terbakar itu bagian dapur, tepatnya pada bagian exhaust fan," kata Sutopo kepada TribunPadang.com di lokasi kejadian.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Hotel Truntum Padang Terbakar, Tamu Sempat Mendengar Ledakan
"Untuk penyebabnya kami belum mengetahui secara pasti," ujarnya.
Sutopo menjelaskan proses penanganan berlangsung sekitar satu jam.
Menurutnya, petugas sempat menunggu karena pihak hotel terlebih dahulu melakukan upaya pemadaman secara mandiri menggunakan alat pemadam api ringan.
"Pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Tadi kami juga sempat menunggu karena pihak hotel menyampaikan sedang melakukan pemadaman mandiri menggunakan APAR," jelasnya.
Ia mengakui sempat terjadi kepanikan di kalangan tamu hotel karena asap cukup tebal saat kebakaran berlangsung.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Korban jiwa nihil. Saat kejadian memang ada orang yang sedang beraktivitas di lokasi," katanya.
Baca juga: Disdag Padang Temukan Pedagang Jual MinyaKita di Atas HET Bakal Langsung Diberi Teguran
Untuk menangani kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan sebanyak 60 personel dan dua unit armada.
"Yang turun sebanyak 60 personel dengan dua mobil pemadam," tutupnya.
Petugas pemadam kebakaran meninggalkan lokasi sekitar pukul 21.10 WIB setelah memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ada lagi titik api.
Sementara itu, TribunPadang.com telah berupaya meminta keterangan dari General Manager Hotel Truntum Padang yang berada di lokasi kejadian.
Namun hingga dua kali upaya konfirmasi dilakukan di lokasi, yang bersangkutan engan memberikan keterangan terkait dampak kebakaran tersebut.
Hotel Truntum Padang yang terletak di kawasan Jalan Gereja No.34, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami kebakaran, Selasa (9/6/2026) malam.
Dari video yang diterima TribunPadang.com, tampak para penghuni hotel berlarian keluar saat kebakaran terjadi, sejumlah tamu pun juga tampak sudah berada di luar atau di lobby hotel.
Asap pun tampak mengebul di dalam hotel tersebut, namun tidak terlalu tebal.
Rio, salah seorang peserta pelatihan Sensus Ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang yang sedang menginap di Hotel Truntum membenarkan terkait kejadian kebakaran itu.
Ia mengatakan bahwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 19.30 WIB.
Baca juga: Indeks Reformasi Birokrasi Kota Padang Tertinggi di Sumbar, Wako Fadly Minta ASN Terus Berinovasi
Saat kebakaran terjadi, ia sedang bersantai di dalam kamarnya untuk menunggu ujian pelatihan yang diikutinya.
Dirinya pun sempat mendengar adanya suara seperti ledakan dari lantai paling bawah.
"Kejadian kebakarannya tadi taunya itu sekitar pukul 19.30 WIB, saat itu saya sedang di kamar tiduran sedang menunggu bahan ujian. Tiba-tiba saja ada suara ledakan dari arah bawah," katanya saat dikonfirmasi.
Tak berselang lama, alarm kebakaran di hotel pun berbunyi.
Rio pun mengatakam bahwa dirinya bersama para tamu atau penghuni kamar langsung berlarian ke bawah dan ke luar hotel dengan penuh kepanikan.
Baca juga: Tumpahan Minyak CPO Picu Kemacetan Parah di Sitinjau Lauik Padang, Banyak Ban Mobil Slip
"Setelah bunyi ledakan itu, alarm kebakaran pun berbunyi, saya dan tamu lainnya langsung lari ke luar dan ke bawah dengan wajah panik, karena saya posisinya saat itu di lantai 3," terangnya.
Setelah keluar, lanjut Rio, ia pun melihat kepulan asap tebal dari arah kitchen atau dapur hotel yang berada di lantai paling bawah dekat lobby.
Karena tidak sempat membawa barangnya, Rio pun memberanikan diri kembali ke kamar untuk mengambil barang-barang penting dengan kondisi asap yang cukup tebal.
Setelah mengambil barang, Rio pun turun dan menunggu di taman depan lobby hotel.
Ia pun melihat sejumlah petugas hotel yang berusaha memadamkan kebakaran menggunakan APAR.
Setelah itu, kata Rio, sekira pukul 20.00 WIB petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang pun datang ke lokasi untuk membantu memadamkan kebakaran.