Baca juga: Kisah Haru Dani, Bocah Korban Kebakaran Menangis Cari Kucing dan Al-Quran di Puing Rumah
SRIPOKU.COM, PRABUMULIH – Walikota Prabumulih, H. Arlan, bergerak cepat meninjau langsung kondisi para korban pasca-musibah kebakaran hebat yang menghanguskan enam unit rumah bedeng di Jalan Melati, RT 05 RW 01, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Selasa (9/6/2026).
Dalam kunjungan kemanusiaan tersebut, orang nomor satu di Kota Nanas ini juga menyalurkan sejumlah bantuan darurat untuk meringankan beban para kepala keluarga (KK) yang terpaksa kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta bendanya.
Bantuan diserahkan langsung oleh Walikota kepada perwakilan warga yang juga menjabat sebagai Ketua RT 05 setempat, Maria.
Adapun paket logistik darurat yang disalurkan Pemkot Prabumulih meliputi bantuan uang tunai, ratusan paket sembako, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, serta kebutuhan dasar pengungsian lainnya.
Tak hanya jajaran pemerintah daerah, Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran PJU Polres Prabumulih serta berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) setempat juga tampak hadir di lokasi guna memberikan bantuan serupa.
"Hari ini kami datang langsung meninjau para korban kebakaran sekaligus menyalurkan bantuan logistik yang mendesak dan dibutuhkan oleh masyarakat yang terkena musibah. Ini adalah wujud nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah duka warga," ungkap Walikota Prabumulih yang akrab disapa Cak Arlan ini usai kegiatan, Selasa (9/6/2026).
Berbagi Kisah Masa Lalu
Di hadapan para korban yang sedang bersedih, Cak Arlan meminta seluruh keluarga yang terdampak untuk tetap tegar, bersabar, dan menguatkan hati dalam menghadapi cobaan ini.
Ia meyakinkan warga bahwa di balik setiap musibah yang digariskan Tuhan, pasti ada hikmah dan rezeki pengganti yang lebih baik di kemudian hari.
Cak Arlan bahkan sempat membagikan pengalaman masa lalunya yang juga pernah menjadi korban musibah serupa sebelum sukses memimpin Kota Prabumulih.
"Saya dulu waktu masih tinggal di Baturaja pernah mengalami musibah (kebakaran) yang sama. Kami sekeluarga mencoba ikhlas mengambil hikmahnya, hingga akhirnya memutuskan pindah ke Prabumulih. Alhamdulillah, rencana Allah selalu baik. Intinya kita harus bersabar dan bangkit," tuturnya menyemangati warga.
Mengingat cuaca ekstrem yang mulai melanda Sumatera Selatan, Cak Arlan mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh warga Kota Prabumulih agar meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi bahaya kebakaran pemukiman.
"Saat ini kita sedang bersiap memasuki musim kemarau. Saya mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat, sebelum keluar rumah tolong periksa kembali instalasi listrik, matikan lampu yang tidak perlu, dan pastikan kompor dapur benar-benar sudah padam," imbuhnya mengingatkan.
Berharap Bantuan Rumah Layak Huni
Di sisi lain, Ketua RT 05 RW 01 Kelurahan Patih Galung, Maria, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian kilat yang ditunjukkan oleh Walikota Prabumulih beserta jajaran kepolisian.
Namun, mengingat seluruh bangunan bedeng yang terbuat dari kayu tersebut telah rata dengan tanah dan tidak ada barang berharga yang bisa diselamatkan, warga kini kebingungan mengenai tempat tinggal jangka panjang.
"Saat ini kami terpaksa menumpang tidur di rumah kerabat terdekat, karena saat kejadian api sangat cepat membesar. Kami hanya tinggal baju di badan saja. Mewakili para korban, kami sangat berharap Pemerintah Kota Prabumulih bisa membantu kami melalui program bedah rumah atau pembangunan kembali rumah layak huni di lokasi ini," harap Maria penuh harap.
Baca juga: Pusri Serahkan Bantuan Sarana Pendidikan bagi Korban Kebakaran di 1 Ilir Palembang