Jakarta (ANTARA) - Ponsel lipat terbaru Vivo, X Fold 6, tiba-tiba muncul di publik menjelang peluncuran resminya yang diperkirakan berlangsung pada akhir Juni 2026.
Dilansir dari Gizmochina pada Senin (8/6) waktu setempat, berdasarkan sejumlah gambar yang beredar di media sosial, aktris asal China bernama Zhu Zhu terlihat memegang ponsel yang diyakini sebagai Vivo X Fold 6 saat menghadiri babak final tunggal putri turnamen tenis French Open.
Dalam gambar tersebut terlihat sebuah ponsel lipat berwarna biru kehijauan dengan modul kamera berbentuk lingkaran besar di bagian belakang. Perangkat itu juga tampak mempertahankan gaya desain khas Vivo dengan bodi yang relatif tipis.
Salah satu foto memperlihatkan Vivo X Fold 6 dalam kondisi setengah terlipat yang menunjukkan ponsel tersebut mempertahankan desain lipat model buku.
Vivo belum mengonfirmasi bahwa perangkat yang terlihat dalam foto tersebut merupakan X Fold 6. Namun, sejumlah pembocor informasi dan pengguna media sosial di China meyakini perangkat itu adalah ponsel lipat generasi terbaru dari perusahaan tersebut.
Selain desain, bocoran spesifikasi perangkat juga mulai beredar. Dari segi performa, Vivo X Fold 6 disebut-sebut akan ditenagai chipset anyar Dimensity 9500 dari MediaTek.
Ponsel itu juga dirumorkan dibekali baterai berkapasitas 6.900 mAh serta sistem tiga kamera belakang yang terdiri atas kamera utama 200 megapiksel, kamera ultra lebar 50 megapiksel, dan kamera telefoto periskop 50 megapiksel.
Vivo X Fold 6 diperkirakan tetap menggunakan sensor sidik jari yang ditempatkan di sisi bodi, serupa dengan generasi sebelumnya.
Vivo mengklaim X Fold 6 sebagai ponsel lipat yang berfokus pada pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI). Ponsel tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan produktivitas, menjalankan banyak tugas, dan alur kerja berbasis AI.
Sebelumnya, Vivo telah mengonfirmasi bahwa X Fold 6 akan hadir dengan sistem operasi OriginOS 6 Fold dan versi terbaru fitur Atomic Workbench.
Fitur tersebut dirancang untuk menjalankan beberapa aplikasi sekaligus secara terintegrasi sehingga mengurangi kebutuhan pengguna berpindah aplikasi.
Selain itu, Vivo juga mengisyaratkan kehadiran mode Atomic Workbench terbaru, peningkatan kemampuan asisten AI, fitur AI yang berjalan langsung di perangkat, serta optimalisasi saat menjalankan banyak tugas sekaligus.





