Reaksi Chatib Basri Diisukan Bakal Gantikan Purbaya Jadi Menkeu
Kiki Novilia June 10, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Reaksi Chatib Basri setelah diisukan akan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan RI. 

Baca juga: Bukan MBG, Menkeu Purbaya Sebut Investor Khawatirkan Sentimen Negatif Pasar

Isu ini bermula saat Menkeu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Chatib Basri datang ke Istana. 

Tapi ternyata, Chatib Basri menegaskan ia dipanggil Presiden Prabowo ke Istana Kepresidenan untuk hadir sebagai Anggota Dewan Ekonomi Nasional.

Ia juga tiba di Istana bersama Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

"Sama Pak Luhut bareng (datang ke Istana)," kata Chatib di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari Tribunnews pada Selasa (9/6/2026).

Soal isu dirinya jadi sosok pengganti Purbaya menjadi Menkeu, Chatib mengaku tak tahu.

"Masa (isu jadi Menkeu)? Saya enggak tahu," tutur Menkeu era Presiden SBY itu.

Chatib Basri mengaku dalam pertemuannya dengan Prabowo, ia membahas tentang perkembangan ekonomi Indonesia.

Hal itu diungkapkan Chatib ketika memberikan keterangan persnya bersama Luhut Binsar Panjaitan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

"Tadi kami juga membahas tentunya perkembangan situasi terakhir, situasi makro yang berkaitan dengan kondisi sekarang," terang Chatib, dilansir tayangan Live kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Selasa (9/6/2026).

Lebih lanjut, Chatib juga mengaku telah menyampaikan isu penting terkait kemungkinan kenaikan harga akibat melemahnya nilai rupiah, kepada Presiden Prabowo.

Disampaikan juga kepada presiden terkait langkah-langkah efisiensi anggaran, salah satunya dalam program makan bergizi gratis (MBG).

"Dan kami juga menyampaikan bahwa salah satu isu penting yang harus diperhatikan itu adalah kemungkinan mengenai risiko kenaikan harga-harga yang bisa terjadi akibat dari pelemahan rupiah," kata dia. 

"Karena ini tentu akan berdampak kepada kelompok menengah bawah dan apa yang harus dilakukan termasuk juga untuk menumbuhkan masalah confidence, masalah trust kepada pemerintah," lanjutnya. 

"Salah satunya adalah langkah-langkah yang dilakukan di dalam efisiensi anggaran termasuk salah satu di antaranya di dalam kaitan dengan MBG,  jelas Chatib.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.