Militer AS Dihantam Dua Insiden: Apache Jatuh dan Navy SEAL Tewas Ditembak di Kapal Induk
Hasiolan Eko P Gultom June 10, 2026 12:20 AM

Militer AS Dihantam Dua Insiden: Apache Jatuh dan Navy SEAL Tewas Ditembak di Kapal Induk

TRIBUNNEWS.COM - Militer Amerika Serikat (AS) mengalami dua insiden serius dalam waktu hampir bersamaan.

Sebuah helikopter serang AH-64 Apache dilaporkan jatuh di dekat Selat Hormuz, sementara seorang anggota pasukan elite Navy SEAL tewas dalam penembakan di atas kapal induk USS John F. Kennedy.

Dua peristiwa tersebut menjadi sorotan karena melibatkan aset dan personel strategis militer AS.

Baca juga: Panik Balon Mata-Mata China, Militer AS Tembak Balon Pramuka Pakai Rudal Rp 8,1 M

Selain terjadi di tengah meningkatnya tensi keamanan global, kedua kasus itu juga masih menyisakan banyak pertanyaan yang kini sedang diselidiki otoritas Amerika.

Menurut laporan The New York Times, helikopter Apache Angkatan Darat AS jatuh pada Senin (8/6/2026) di dekat Selat Hormuz.

Dua pilot yang berada di dalamnya berhasil diselamatkan dan dievakuasi dengan selamat.

Hingga kini penyebab kecelakaan belum diketahui.

Salah satu sumber menyebutkan penyelidik masih mencari kepastian apakah helikopter tersebut ditembak oleh pihak Iran atau mengalami kerusakan mekanis maupun gangguan teknis lainnya.

Presiden AS Donald Trump memastikan kedua pilot selamat, sementara Komando Pusat AS (CENTCOM) belum memberikan keterangan resmi.

Insiden ini terjadi di tengah situasi Timur Tengah yang masih bergejolak. Setelah beberapa hari saling melancarkan serangan, Israel dan Iran kembali mengumumkan gencatan senjata.

Ketegangan tersebut merupakan kelanjutan dari konflik yang berkembang sejak kesepakatan gencatan senjata pada April lalu.

Selat Hormuz sendiri menjadi kawasan yang sangat strategis bagi perdagangan energi dunia.

Dalam beberapa waktu terakhir, Amerika Serikat mengerahkan berbagai aset tempur di wilayah tersebut, termasuk helikopter Apache, drone MQ-9 Reaper, serta jet tempur F/A-18 dan F-35 untuk mendukung operasi militer dan pengamanan jalur laut.

AH-64 Apache merupakan salah satu helikopter serang andalan militer AS.

Helikopter ini dilengkapi meriam otomatis 30 mm, rudal Hellfire berpemandu presisi, serta sistem persenjataan lain yang dirancang untuk menghancurkan kendaraan lapis baja dan berbagai sasaran tempur di medan perang.

Navy SEAL Tewas Ditembak di Atas Kapal Induk USS John F. Kennedy

Di saat penyelidikan atas jatuhnya Apache masih berlangsung, Angkatan Laut AS juga menghadapi tragedi lain. Stars and Stripes melaporkan bahwa seorang anggota Navy SEAL bernama Jess Braswell tewas akibat penembakan di atas kapal induk USS John F. Kennedy pada Sabtu (6/6/2026).

Juru bicara Angkatan Laut AS menyebutkan bahwa tim respons cepat langsung dikerahkan setelah insiden terjadi. Seorang pelaut lain telah diamankan dan ditahan, namun hingga kini belum ada dakwaan resmi yang diumumkan.

Penyebab maupun motif penembakan masih dalam tahap investigasi. Pihak Angkatan Laut juga belum mengungkapkan kronologi lengkap kejadian tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di USS John F. Kennedy, kapal induk bertenaga nuklir generasi terbaru milik Amerika Serikat. Kapal tersebut merupakan unit kedua dari kelas Gerald R. Ford yang dipersiapkan menjadi salah satu tulang punggung armada laut AS.

Meski belum resmi bertugas aktif, kapal induk itu telah menjalani uji coba laut dan saat ini berada di Newport, Virginia. USS John F. Kennedy dijadwalkan mulai memasuki dinas Angkatan Laut AS pada Maret 2027.

Rentetan dua insiden tersebut menjadi kabar buruk bagi militer Amerika Serikat. Di satu sisi, aset tempur penting mengalami kecelakaan di kawasan konflik yang sensitif.

Di sisi lain, seorang prajurit elite kehilangan nyawa akibat penembakan di lingkungan internal militer. Hingga saat ini, penyelidikan terhadap kedua peristiwa tersebut masih terus berlangsung.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.