Siapkan Anggaran Rp 8 Miliar untuk Revitalisasi, Pemko Hitung Penyusutan Aset Stadion Sang Naualuh  
Eti Wahyuni June 10, 2026 12:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pemerintah Kota Pematangsiantar menganggarkan Rp 8 miliar untuk merevitalisasi Stadion Sang Naualuh Damanik untuk tahap pertama pemerintahan Wesly Silalahi.

Akan tetapi, ada beberapa persoalan yang dihadapi yakni penyusunan aset bangunan akibat perusakan dan pencurian selama ini.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pematangsiantar, Hamzah F Damanik SSTP menyampaikan bahwa pihaknya telah menggandeng kejaksaan untuk mengawal jalannya revitalisasi stadion ke arah yang lebih baik.

“Tadi kita rapat dengan kejaksaan. Nah, (masalah penyusutan aset) itulah bagian dari diskusi kita dengan kejaksaan khususnya intelijen karena kondisi sudah rusak parah,” kata Hamzah F Damanik saat dikonfirmasi Selasa (9/6/2026).

Hamzah sendiri mengakui perhitungan aset susut harus dilakukan mengingat kondisi eksisting Stadion Sang Naualuh sudah berubah total. Mulai dari atap yang hilang, kusen hilang, tribun rusak, dan dinding pecah harus dihitung sebagai penyusutan aset.

“Dengan kondisi itu sebenarnya bukan lagi penyusutan aset, tetapi sudah harus hapus buku. Rusaknya parah karena kalau dibangun dengan kekurangan yang ada justru rawan rusak lebih parah,” kata Hamzah.

Baca juga: Jokowi Nonton Langsung Indonesia vs Vietnam di Stadion Utama Sumut, Bobby Nasution Jadi Sopir

Hamzah menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2026, Pemko Pematangsiantar lewat instansinya menggelontorkan anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk tahap awal perbaikan Stadion Sang Naualuh. Perbaikan akan dilakukan bertahap setiap tahunnya.

“Fokus perbaikan kita untuk tahun ini ke arah lapangan agar bisa digunakan. Itu rumput, drainase, pagar, dan untuk kesiapan air. Sifatnya ready to use aja dulu untuk sepakbola. Tapi teknisnya nanti disusun sama Konsultan Perencanaan,” kata Hamzah.

Ada pun Konsultan Perencanaan telah terpilih CV Manunggal Riamerta Dev Consultant asal Kota Medan dengan biaya sebesar Rp 148,8 juta. Konsultan tersebut akan menyusunan konsep desain, membuatan gambar kerja, perhitungan struktur, dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar proyek layak secara teknis mau pun finansial.

Sebelumnya, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menemui Staf Khusus (Stafsus) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bidang Komunikasi Publik, Arya Sinulingga, di kantornya di Jakarta pada Rabu (30/7/2025) lalu.

Pertemuan Wesly Silalahi SH MKn dengan Arya Sinulingga di kantornya ini membicarakan terkait sepakbola di Siantar.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar Muhammad Hamam Sholeh AP memohon dukungan Arya Sinulingga terkait keinginan Pemko Pematangsiantar memajukan bidang olahraga.

"Namun terkendala keterbatasan sarana dan prasarana dalam upaya merehabilitasi Stadion Sang Naualuh," kata Hamam Sholeh.

Sholeh menyebut bahwa Pemko Pematangsiantar ingin mengajukan kepada PTPN agar bersedia menyerahkan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) bagi peruntukan sarana dan prasarana olahraga (sport center). Hal ini dilakukan mengingat lokasi stadion berada di pusat permukiman dan perdagangan jasa sehingga membutuhkan lahan baru yang representatif.

"Salah satunya untuk lapangan sepakbola dan beberapa lapangan olahraga lainnya," kata Sholeh.

Dialog dalam pertemuan sekaligus silaturahmi tersebut berjalan hangat. Arya  menyarankan kepada Pemko Pematangsiantar untuk mengajukan pinjam pakai lahan milik PTPN yang ada di wilayah Kota Pematangsiantar.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.