Kebakaran Besar Hanguskan Sejumlah Ruko di Pasar Pagi Sungai Pinyuh
Try Juliansyah June 10, 2026 12:28 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kebakaran besar terjadi di kawasan Jalan Pasar Pagi, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 18.00 WIB.

Api yang diduga berasal dari salah satu bangunan ruko dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah bangunan di kawasan perdagangan tersebut.

Peristiwa itu sontak mengundang perhatian masyarakat.

Kobaran api yang terlihat dari lantai dua sebuah bangunan semi beton dua lantai terus membesar dan menjalar ke bangunan lain yang berdempetan di kawasan pasar.

Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara dan dapat terlihat dari jarak cukup jauh.

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dan membantu proses evakuasi sebelum api semakin meluas.

Seorang warga Sungai Pinyuh, Rani, mengatakan kondisi di lokasi saat kejadian berlangsung sangat mencekam karena api berkembang begitu cepat.

"Saya datang ke lokasi saat api sudah mulai besar. Tidak lama kemudian kobarannya semakin tinggi dan merambat ke beberapa toko di sampingnya. Orang-orang langsung panik karena takut api terus meluas," ujar Rani.

Baca juga: Tim Peneliti IAIN dan STAKat Pontianak Teliti Kerukunan Umat Beragama di Mempawah

Menurutnya, banyak warga dan pemilik toko berusaha menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa dikeluarkan dari dalam bangunan.

"Semua berusaha membantu. Ada yang mengangkat barang, ada juga yang membantu membuka akses supaya pemadam lebih mudah masuk. Asapnya sangat tebal dan suasananya benar-benar menegangkan," katanya.

Tak lama berselang, sejumlah armada pemadam kebakaran dari berbagai daerah tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Petugas bersama relawan berjibaku menjinakkan api agar tidak merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar pusat pertokoan tersebut.

Berdasarkan informasi sementara, beberapa bangunan yang terdampak kebakaran di antaranya Toko Obat Sumber Sehat Abadi, Toko Delta, Toko Bunga Intan, dan Toko Hin Jaya.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Rani berharap penyebab kebakaran segera diketahui agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Mudah-mudahan cepat diketahui apa penyebabnya. Kami juga berharap para pemilik toko yang terkena musibah diberi ketabahan karena kerugiannya pasti tidak sedikit," tuturnya.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak serta menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.