Depok Mendadak Gelap Gulita: Listrik Padam Berjam-jam Sejak Sore, PLN Bongkar Pemicunya
Budi Sam Law Malau June 10, 2026 12:35 AM

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK — Warga Kota Depok, Jawa Barat, terpaksa harus melewati waktu senja dalam kondisi gelap gulita.

Aliran listrik di sejumlah wilayah strategis kota belimbing tersebut mendadak padam secara serentak pada Selasa (9/6/2026) sore, tepatnya mulai pukul 16.59 WIB.

Insiden ini sempat memicu kepanikan dan mengganggu aktivitas warga yang baru saja pulang bekerja.

Baca juga: Pakar ITB Soroti Cuaca Ekstrem dan Risiko Blackout pada Sistem Listrik Sumatra

Wilayah terdampak pemadaman ini terbilang cukup luas, meliputi kawasan padat penduduk seperti Cimanggis, Tapos, Cilodong, Sukmajaya, Sawangan, hingga Bojongsari.

Tak hanya itu, sebagian kecil denyut nadi perekonomian di sekitaran kawasan Margonda dan Limo juga dilaporkan sempat lumpuh akibat hantaman mati lampu ini.

Berjam-jam Tanpa Cahaya, Warga Sempat Mengeluh

Warga terkejut karena listrik padam tepat di jam sibuk dan persiapan makan malam serta ibadah magrib.

Beruntung, kegelapan tidak berlangsung hingga larut malam.

Baca juga: Viral Tujuh Pemain Panjak Odong-odong di Cikarang Utara Tersengat Listrik, Tiga Dikabarkan Tewas

Setelah petugas di lapangan berjibaku melakukan penanganan, aliran listrik di wilayah-wilayah yang terdampak berangsur pulih dan kembali normal menjelang pukul 20.00 WIB.

Merespons gelombang keluhan dari masyarakat, Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Depok, Gebyar Pandito, langsung menyampaikan permohonan maaf resmi secara terbuka atas ketidaknyamanan yang harus dialami oleh para pelanggan setia PLN.

“PLN tetap berupaya memastikan pasokan listrik kembali normal secepatnya dan menjaga layanan kepada masyarakat,” ungkap Gebyar kepada wartawan, Selasa (9/6/2026) malam.

Dalam klarifikasinya, Gebyar membantah narasi yang menyebut Depok mengalami blackout atau pemadaman massal total.

Ia meluruskan bahwa situasi yang terjadi sore tadi merupakan pemadaman terarah di sebagian wilayah saja.

Terkait pemicu utama, Gebyar membongkar bahwa gardu PLN terpaksa melakukan tindakan manajemen beban secara terbatas.

Langkah darurat ini harus diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan regional.

Hal tersebut terpaksa dilakukan secara situasional menyusul adanya laporan penurunan kemampuan pasok dari sektor pembangkit ke dalam sistem kelistrikan utama.

Jika manajemen beban tidak cepat dilakukan, dikhawatirkan akan terjadi kerusakan sistem yang jauh lebih fatal.

“Langkah ini untuk menjaga stabilitas sistem dan memastikan pasokan listrik tetap dapat terdistribusi secara aman dan terkendali. Kami mengapresiasi pengertian pelanggan dan akan terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan nyaman,” pungkas Gebyar.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.