TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Update pemain keluar dari Persebaya Surabaya. Sudah ada enam nama asing yang fix. Gali Freitas menyusul?
Dalam beberapa waktu terakhir, terungkap masa depan sejumlah pemain yang memperkuat Persebaya Surabaya usai berakhirnya musim 2025/2026.
Beberapa dari mereka ada yang bertahan, namun banyak yang akhirnya memutuskan angkat kaki.
Tercatat, sudah ada enam pemain asing yang mengumumkan bakal pergi.
Baca juga: Bonek Rela? Usai Dikabarkan Hengkang, 1 Idola Mereka di Persebaya Kini Disebut Jadi Rebutan 4 Tim
Baca juga: Potensi Efek Domino Shin Tae-yong Resmi Latih Persija, Persebaya Lepas 1 Sosok Penting?
Siapa saja enam pemain tersebut?
Berikut daftarnya:
Pemain pertama yang hengkang dari Persebaya Surabaya adalah Bruno Paraiba.
Melalui unggahan Instagram-nya, @brunoparaiba9, Minggu (24/5/2026) sore, pada pemain asal Brasil itu mengucapkan selamat tinggal.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya. Terima kasih atas kasih sayang dan dukungannya selama 5 bulan terakhir ini," kata Bruno Paraiba, Minggu (24/5/2026) sore.
"Dalam sepak bola, tidak semua keputusan ada di tangan kami. Setelah berbicara dengan pelatih dan manajemen, diputuskan bahwa klub tidak melanjutkan kerja sama dengan saya, terutama karena situasi cedera yang saya alami," tambahnya.
Berikutnya, terdapat Gustavo Fernandes.
Sama seperti Bruno Paraiba, Gustavo Fernandes mengumumkan bakal hengkang dari Persebaya Surabaya melalui unggahan instagram Story di akun pribadi sang pemain, @_guufernandes99, Minggu (24/5/2026) sore.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua staf, pelatih, dan para pemain atas 6 bulan yang telah kami lalui bersama," kata Gustavo Fernandes.
"Baik di saat senang maupun sulit, saya akan selalu membawa masa ini dalam hidup saya selamanya," tambahnya.
Pemain selanjutnya yakni Pedro Matos.
Ya, Pedro Matos telah mengumumkan berpisah dengan Persebaya Surabaya.
Kepastian hengkangnya gelandang asal Portugal itu terkonfirmasi dari unggahan instagram pribadi Pedro Matos.
"Saya mengucapkan selamat tinggal kepada Persebaya. Sebuah klub yang benar-benar besar dengan sejarah yang luar biasa, semangat dan orang-orang hebat di baliknya," terang Pedro Matos.
Kemudian, terdapat nama gelandang Balkan, Milos Raickovic.
Melalui unggahan di akun Instagram-nya, @milos_rai, pada Senin (1/6/2026), Milos Raickovic mengucapkan terimakasih.
Namun, terdapat hal janggal.
Pasalnya, gelandang Persebaya Surabaya itu memberi ucapan terimakasih, kecuali pada satu orang.
Belum dapat diketahui siapa orang yang dimaksud.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di klub (kecuali satu orang) atas dukungan, kepercayaan, dan momen-momen yang kita lalui bersama selama saya berada di Persebaya.
Sungguh suatu kehormatan dan hak istimewa untuk mengenakan seragam Persebaya.
Saya selalu memberikan yang terbaik untuk klub ini dan saya sangat puas dengan musim yang telah kita lalui.
Terima kasih khusus saya sampaikan kepada Bonek dan Bonita — semangat, loyalitas, dan energi luar biasa kalian membuat klub ini benar-benar menakjubkan. Bermain di depan kalian adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan.
Persebaya adalah klub hebat yang selalu pantas mendapatkan hasil terbaik, dan saya yakin bahwa masa depan akan membawa kesuksesan dan trofi.
Mungkin jalan kita akan bertemu lagi di masa depan. Salam, satu, nyali, WANI!" tulis Milos Raickovic.
Pemain andalan dan kapten tim, Bruno Moreira, juga angkat kaki dari Persebaya Surabaya.
Adapun Bruno Moreira resmi berpisah dengan Persebaya Surabaya pada Selasa (2/6/2026).
Perpisahan Bruno Moreira dengan Persebaya Surabaya turut diumumkan klub melalui unggahan vidio di Instagram resmi klub, @officialpersebaya.
Bruno Moreira memperkuat Persebaya musim 2021/2022, sempat pindah ke klub luar negeri selama semusim membela klub kompetisi kasta kedua Liga Yunani.
Sebelum akhirnya kembali membela Persebaya selama tiga musim, 2023 hingga 2026. Selama tiga musim membela Persebaya. Bruno Moreira memiliki peran penting, salah satunya menjadi kapten tim.
"Empat tahun dengan klub ini, kota ini, dan para penggemar ini," terang Bruno Moreira, Selasa (2/6/2026) malam.
Pemain asal Brasil itu tidak memungkiri, banyak kenangan yang tidak terlupakan selama membela Persebaya.
Suka duka dialami bersama tim. Begitu juga dengan kenangan luar biasa bersama Bonek-Bonita.
"Semuanya terjadi seperti yang seharusnya. Dengan setiap kesalahan dan setiap kejayaan, setiap kemenangan dan setiap kekalahan," terang pemain berusia 27 tahun itu.
"Saya selalu memikirkan satu hal: bagaimana saya bisa menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik, setiap hari," tambahnya.
Pemain kelahiran 8 April 1999 itu juga mengaku sangat menikmati peran penting sebagai kapten tim. Membuatnya belajar banyak hal.
"Terima kasih kepada setiap anggota staf, dari mereka yang bekerja di balik layar hingga kepemimpinan klub. Setiap dari kalian memainkan peran penting, selalu dengan dedikasi, semangat, dan kegembiraan," ucapnya.
"Terima kasih, Bonek & Bonita, untuk setiap dukungan, setiap doa, dan setiap momen yang tak terlupakan. Saya akan membawa kalian bersama saya selamanya," tambah pemain dengan tinggi 1,78 meter itu.
Pilihan berpisah dengan Persebaya disebut Bruno Moreira karena keinginannya mencari tantangan baru di luar Indonesia.
"Terima kasih Persebaya. Terima kasih Surabaya, Indonesia. Musim berikutnya, saya akan memulai babak baru di luar Indonesia," pungkas Bruno Moreira.
Terakhir, terdapat penyerang Montenegro, Mihailo Perovic yang juga angkat kaki dari Persebaya Surabaya.
Mihailo Perovic mengucapkan pamit hengkang dari Persebaya Surabaya melalui unggahan Instagramnya pada Jumat (5/6/2026).
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Bonek dan Bonita atas semua dukungan yang mereka berikan," kata Mihailo Perovic.
"Saya sangat menghargai itu. Sungguh menyenangkan bisa bermain di depan mereka di stadion yang penuh sesak. Rasanya seperti 'teater impian', " tambahnya.
Mihailo Perovic didatangkan Persebaya awal musim 2025/2026. Musim ini, ia total bermain sebanyak 28 kali, berhasil mencetak 6 gol dan 1 assist.
"Saya berharap musim depan menjadi musim Persebaya untuk memenangkan trofi, saya akan sangat bahagia! Karena 'sekali hijau, selalu hijau'," pungkas pemain asal Montenegro itu.
Sementara itu, satu pemain asing Persebaya Surabaya lainnya, Gali Freitas, kans menyusul enam nama tersebut angkat kaki dari klub.
Belum lama ini, mencuat kabar yang menyebut Gali Freitas didepak Bernardo Tavares dari Persebaya Surabaya.
Kabar ini beredar di media sosial, usai diungkap oleh sejumlah akun Instagram seputar sepak bola Indonesia.
Salah satunya akun @liga_dagelann melalui unggahannya pada Senin (8/6/2026).
"Breaking
Pemain kunci Persebaya, yakni Gali Freitas, terdepak oleh Bernardo Tavares
Padahal musim ini Gali tampil cukup apik dengan kontribusi 13 gol untuk Bajul Ijo
Apakah keputusan ini bukan blunder dari Tavares?
Lalu kemanakah Gali akan menlanjutkan kariernya," tulis akun tersebut dalam keterangan di unggahannya.
Meski begitu, belum dapat diketahui kebenaran terkait kabar tersebut.
Hal ini mengingat pihak Persebaya Surabaya, bahkan Bernardo Tavares, belum buka suara terkait kabar tersebut.
(TribunJatimTimur.com)