Akhir Juli Dicor Beton, Janji Pemprov usai Aksi Tanam Pisang di Jalan Randublatung-Cepu Blora
deni setiawan June 10, 2026 01:10 AM

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Harapan masyarakat Blora agar ada perbaikan jalan di wilayah selatan, khususnya di Jalan Randublatung-Cepu, dijawab pemerintah. 

Pada tahun ini, ruas jalan tersebut oleh Pemprov Jateng bakal dibangun menggunakan konstruksi beton rigid.

Hal tersebut diungkap Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini saat meninjau lokasi jalan rusak di Randublatung-Cepu bersama Kepala DPUPR Jateng Henggar Budi Anggoro, Selasa (9/6/2026).

Baca juga: Ruas Jalan Kunduran-Ngawen di Blora yang Rusak Diusulkan Perbaikan Lewat IJD, Butuh Anggaran Rp 54 M

• Duka Jemaah Haji Kloter 14 Setibanya di Kota Pekalongan, Nur Janah Meninggal di Pesawat

Sebelumnya, sempat viral masyarakat Randublatung Blora melakukan aksi dengan menggrosok jalan yang rusak, membawa beberapa pohon pisang, dan memasang spanduk pada Kamis (4/6/2026).

Mereka menuntut agar ruas jalan provinsi Randublatung-Cepu diperbaiki.

Menurut Henggar, komitmen pemerintah dalam memperbaiki ruas Randublatung–Cepu dibuktikan melalui pengalokasian anggaran pembangunan yang ditambah melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

“Kami alokasikan Rp5,276 miliar ditambah lagi melalui Perkada Rp28,7 miliar. Jadi totalnya untuk satu ruas ini saja mencapai sekira Rp30 miliar," terangnya.

Mengenai pelaksanaan pekerjaan tersebut, Henggar menjelaskan jika saat ini pemerintah masih menyelesaikan tahapan desain tambahan dan proses pengadaan.

Untuk paket pekerjaan awal yang didukung anggaran Rp5,276 miliar, proses tender telah berjalan.

“Sekira akhir Juli 2026. Karena posisinya saat ini sedang kami siapkan desainnya, desain tambahan," jelasnya.

Henggar mengatakan, penggunaan konstruksi beton dipilih agar jalan memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap beban kendaraan yang melintas setiap hari.

Dengan dukungan anggaran tersebut, Pemprov Jateng optimis perbaikan ruas Randublatung–Cepu dapat dituntaskan.

Bahkan, Pemprov Jateng sedang mengupayakan agar memperoleh tambahan dukungan pendanaan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah untuk pembangunan jalan di Blora.

"Mudah-mudahan kalau itu terealisasi akan semakin tuntas lagi ruas-ruas di Kabupaten Blora,” imbuhnya.

Perbaikan menggunakan konstruksi beton juga dipandang sebagai solusi yang tepat mengingat ruas Randublatung–Cepu selama ini menjadi jalur yang sering dilalui kendaraan bertonase besar.

Meski demikian, Henggar meyakini konstruksi beton yang akan dibangun itu akan memberikan kekuatan yang lebih baik terhadap beban lalu lintas kendaraan berat.

Baca juga: Diduga Lalai Saat Memasak Berujung 3 Rumah di Kedungtuban Blora Hangus Terbakar

• Kronologi Lansia Sragen Temukan Dompet, Viral Gegara Minta Tebusan Rp1 Juta ke Pemiliknya

Selain Randublatung–Cepu, Kabupaten Blora juga memperoleh tambahan anggaran untuk penanganan sejumlah ruas jalan lainnya. 

Salah satunya di Kunduran yang mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp14,5 miliar. Sementara ruas Todanan–Ngawen juga akan mendapatkan pekerjaan pelapisan jalan senilai Rp3 miliar.

Tidak hanya fokus pada perbaikan, Pemprov Jateng juga mulai membuka peluang pengajuan ruas jalan yang menghubungkan Semarang–Blora–Cepu menjadi jalan nasional.

Menurut Henggar, gagasan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mengurangi beban pemeliharaan yang selama ini ditanggung pemerintah provinsi.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyambut baik komitmen Pemprov Jateng dalam mempercepat perbaikan ruas Randublatung–Cepu. 

Dia berharap seluruh ruas jalan provinsi di Blora dapat ditangani secara menyeluruh sesuai harapan masyarakat dan target yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah.

Menurutnya, Gubernur Jawa Tengah menaruh harapan terhadap penyelesaian jalan tersebut agar dapat rampung pada tahun ini.

Kabar perbaikan jalan itu juga disambut baik masyarakat.

Greg, perwakilan masyarakat Blora selatan mengungkap bahwa jalan tersebut memang dalam kondisi rusak.

Dia menilai dengan dibangunnya jalan tersebut akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi warga.

“Saya berterima kasih kepada Gubernur atas respons yang berkait jalan rusak. Semoga bisa meningkatkan akses ekonomi buat rakyat."

"Kami juga berterima kasih kepada Pemkab Blora yang sudah bersinergi dengan Pemprov Jateng, sehingga jalan ini bisa segera diperbaiki dan harapannya ke depan bisa bermanfaat bagi masyarakat Blora,” ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.