Pemuda Asal Waled Tewas Terserempet KA Harina di Cirebon, Sempat Kirim Lokasi ke Istri
Kemal Setia Permana June 10, 2026 01:11 AM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Sebuah lokasi yang dikirim kepada sang istri menjadi jejak komunikasi terakhir AR (26), pemuda asal Desa Cikulak, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, sebelum nyawanya berakhir tragis di jalur kereta api wilayah Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Selasa (9/6/2026).

Siang itu, keluarga yang datang ke lokasi kejadian tak kuasa menahan kesedihan.

Tangis histeris pecah di pinggir rel saat mereka mengetahui AR ditemukan meninggal dunia setelah terserempet Kereta Api Harina jurusan Surabaya-Bandung.

Berdasarkan keterangan warga dan keluarga, sebelum ditemukan tewas, korban sempat berada di sekitar lokasi selama hampir satu jam.

Selama itu pula ia masih berkomunikasi dengan istrinya, bahkan sempat mengirimkan titik lokasi keberadaannya.

Baca juga: Operasional Bus Membengkak Akibat Rupiah Lemah, Organda Ciamis Sebut Kenaikan Tarif Bisa Terjadi

Namun tak lama kemudian, kabar duka datang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di jalur rel kereta api.

Pantauan di lokasi, suasana haru menyelimuti area kejadian.

Seorang perempuan yang diduga istri korban tampak menangis histeris dan harus dipapah oleh keluarga serta warga sekitar.

Ia terlihat syok ketika mendengar suara kereta kembali melintas di lokasi kejadian.

Sementara itu, petugas dari Unit Inafis Satreskrim Polres Cirebon Kota bersama anggota Polsek Mundu melakukan olah tempat kejadian perkara dan proses evakuasi.

Petugas bahkan harus menyisir sepanjang rel hingga ratusan meter untuk mencari bagian tubuh korban yang tercerai-berai akibat benturan keras dengan kereta.

Kapolsek Mundu, AKP Didi Sumardi mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 11.54 WIB.

"Atas laporan warga sekitar jam 11.54 atau tepatnya sebelum dzuhur, telah ditemukan seseorang, saudara ARM, warga Cikulak, yang terindikasi terserempet oleh Kereta Harina jurusan Surabaya-Bandung," ujar Didi, kepada media, Selasa (9/6/2026).

Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Untuk almarhum sendiri, pada saat kami datang ke TKP sudah dalam keadaan meninggal dunia dan kami langsung mengupayakan pencarian bagian-bagian tubuh yang tercerai-berai akibat terserempet Kereta Harina tersebut," ucapnya.

Baca juga: Dua Pemain Lion City Sailors Dikabarkan Sudah Deal Gabung ke Persib Bandung

Dari hasil penyelidikan awal, polisi memperoleh keterangan bahwa korban berada seorang diri di sekitar rel sebelum kejadian.

"Saat itu menurut keterangan saksi, korban berada di pinggir rel kereta arah Jakarta. Mungkin tidak mendengar atau ada hal lain yang belum kita ketahui, kemudian saat kereta sudah dekat langsung terserempet oleh Kereta Harina tersebut," jelas dia.

Polisi juga memastikan, bahwa berdasarkan keterangan keluarga, tidak ditemukan persoalan yang mencolok dalam kehidupan korban sebelum kejadian. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.