Karhutla di Rupat dan Rohil Tuntas Dipadamkan, Manggala Agni Terus Siaga Hadapi Potensi Kebakaran
Nolpitos Hendri June 10, 2026 01:29 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera berhasil menuntaskan penanganan sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Provinsi Riau.

Hingga Selasa (9/6/2026) siang, proses pemadaman dan pendinginan di dua lokasi utama, yakni Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis dan Sungai Besar, Kabupaten Rokan Hilir, telah selesai dilaksanakan.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan, perkembangan tersebut menunjukkan hasil positif dari upaya pemadaman terpadu yang dilakukan selama beberapa hari terakhir.

“Penanganan Karhutla di Tanjung Kapal, Rupat, telah tuntas. Hari ini tim hanya melaksanakan pembersihan sisa-sisa kecil kebakaran untuk memastikan tidak ada lagi potensi api yang tersisa.

Sementara di Sungai Besar, Rokan Hilir, kegiatan mopping up juga berhasil diselesaikan dalam setengah hari,” kata Ferdian, Selasa (9/6/2026).

Sebelumnya, kebakaran di Sungai Besar tercatat menghanguskan lahan seluas sekitar 32 hektare.

Tim Manggala Agni Daops Pekanbaru melakukan pemadaman intensif hingga tersisa beberapa titik kecil yang kemudian dituntaskan melalui proses pendinginan pada Selasa pagi.

Selain itu, Manggala Agni juga berhasil menangani satu titik kebakaran baru yang terdeteksi melalui patroli udara di Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

Kebakaran dengan luasan sekitar 0,25 hektare tersebut berhasil dipadamkan pada hari yang sama sehingga tidak meluas.

Ferdian menjelaskan, keberhasilan pengendalian sejumlah titik Karhutla tersebut tidak terlepas dari patroli rutin dan respons cepat yang terus dilakukan di wilayah rawan kebakaran.

“Patroli darat maupun udara terus kami optimalkan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Dengan penanganan yang cepat, titik api yang muncul dapat segera dikendalikan sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya potensi karhutla memasuki musim kemarau, Manggala Agni juga tetap menjalankan kegiatan pencegahan melalui patroli di desa-desa rawan kebakaran serta memastikan kesiapan personel di lapangan.

“Selain kegiatan pencegahan, kami juga mulai melaksanakan pemeriksaan kesehatan atau medical check up secara bergiliran kepada seluruh personel.

Langkah ini penting untuk memastikan kondisi kesehatan anggota tetap terjaga dan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi penanganan karhutla tetap optimal,” tambah Ferdian.

Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.