Roy Keane Berjanji Akan Pindah ke Australia Jika Inggris Menjuarai Piala Dunia
Hendra Wijaya June 10, 2026 01:30 AM

Legenda Manchester United, Roy Keane, dengan nada bercanda mengancam akan pindah secara permanen ke Australia jika tim nasional Inggris berhasil menjuarai Piala Dunia musim panas ini. Mantan kapten asal Irlandia tersebut mengakui bahwa rasa cemasnya meningkat setiap kali The Three Lions melangkah jauh dalam turnamen besar, bahkan ia mengaku lebih memilih pindah negara daripada harus menyaksikan perayaan terbesar sepak bola Inggris.


Pundit ungkap ketakutannya terhadap turnamen


Mantan gelandang ikonik itu mengungkapkan candaan tersebut dalam wawancara bersama Sky Bet. Skuad asuhan Tuchel tengah berambisi mengakhiri paceklik gelar internasional selama 60 tahun pada turnamen yang akan digelar di Amerika Utara. Keane dijadwalkan menjadi pundit di kawasan tersebut, memberinya posisi barisan depan untuk menyaksikan skenario yang sangat ingin ia hindari.


Keane takut Inggris melaju di babak gugur


Meski bekerja untuk salah satu stasiun penyiaran besar asal Inggris, pria Irlandia itu sama sekali tidak menyesal atas ketidakberpihakannya kepada tim unggulan tersebut. Dalam acara pratinjau turnamen, Keane mengungkapkan perasaannya secara jujur: “Saya tidak ingin Inggris memenangkannya! Tapi tentu saja, saat kami bekerja di sana, dan Anda dengan ITV, Anda ingin mereka tampil baik. Dan ketika mereka melaju ke babak gugur, ada sedikit rasa antusiasme.”


Rencana pindah sudah bulat


Kecemasan sang analis tampak semakin meningkat seiring mendekatnya fase penentuan turnamen pada 19 Juli mendatang. Menggambarkan kepanikannya di tahap akhir kompetisi, Keane menambahkan: “Dan di situlah saya mulai khawatir, ketika sudah semifinal dan final. ‘Tolong, berhenti sekarang! Keluarkan mereka sekarang!’”


Ketika rekan sesama analis di studio, Micah Richards, bertanya apakah kemenangan Inggris akan membuatnya bahagia, Keane dengan tegas menjawab: “Tidak, saya akan pindah ke Australia.”


Tantangan Grup L menanti


Skuad asuhan Tuchel akan menutup persiapan turnamen mereka melawan Kosta Rika pada Rabu sebelum terbang menghadapi laga pembuka Grup L yang sulit melawan Kroasia. The Three Lions kemudian akan bertemu Ghana dan Panama dalam upaya mereka lolos ke babak 32 besar.


Menilai dinamika grup tersebut, Keane berkomentar: “Aneh bagi Inggris, karena pertandingan pertama mereka justru yang paling berat di grup, yaitu Kroasia. Karena beberapa tim lainnya bisa membangun momentum secara bertahap. Tapi Inggris langsung berhadapan dengan Kroasia.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.