Dari Christian Pulisic hingga Mohamed Salah, ada banyak bintang sepak bola dunia yang berpotensi bermain di Major League Soccer (MLS) setelah Piala Dunia 2026.
Piala Dunia tentu akan membawa sejumlah pesepak bola top ke Amerika Serikat. Setiap edisi turnamen selalu terasa megah, dan dengan 48 tim yang berpartisipasi, beberapa nama besar pasti akan memainkan peran penting dalam menentukan hasil akhir. Inilah yang membuat Piala Dunia begitu menarik: para pemain terbaik di dunia menampilkan performa terbaik mereka.
Kebanyakan dari mereka sudah memiliki karier impresif. Mohamed Salah, misalnya, bukanlah sosok asing. Begitu pula Neymar, Bernardo Silva, dan Casemiro. Namun, ketiganya memiliki kesamaan: masa depan mereka di level klub masih belum pasti. Ketiganya telah mencapai kesepakatan pemutusan kontrak atau kontraknya sudah berakhir. Pada saat artikel ini ditulis, ketiganya secara teknis berstatus tanpa klub.
Hal ini tentu menarik minat para penggemar MLS. Saat ini, liga tersebut tidak perlu terlalu banyak melakukan perekrutan agresif. Kualitas pemain di MLS sudah cukup tinggi, dan reputasinya semakin dikenal. Piala Dunia kali ini mungkin lebih berfungsi sebagai alat rekrutmen ketimbang sekadar ajang pembuktian. Siapa saja yang berpotensi memanfaatkannya? Ada beberapa nama besar yang mungkin akan meramaikan MLS setelah Piala Dunia. Berikut ulasan dari GOAL mengenai beberapa di antaranya...
Mohamed Salah, Mesir
Ketika Salah mengumumkan kepergiannya dari Liverpool setelah hampir satu dekade membela klub tersebut pada pertengahan musim lalu, spekulasi langsung beredar mengenai tujuan berikutnya. Lebih dari enam bulan berselang, masa depannya masih belum jelas. Ada keterkaitan kuat antara dirinya dan San Diego FC, terutama karena klub MLS itu dimiliki oleh miliarder asal Mesir. NYCFC juga dikaitkan dengannya — terutama karena mereka membutuhkan pemain bintang untuk menyemarakkan pembukaan Etihad Park yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu sekitar satu tahun. Mereka juga membutuhkan tambahan daya gedor di lini depan.
Secara lebih luas, Komisaris MLS Don Garber bahkan secara terbuka menyatakan keinginannya agar Salah bergabung dengan liga. Ia memang tidak akan menjadi rekrutan terbesar dalam sejarah MLS (gelar itu masih dipegang Lionel Messi). Ia juga bukan yang kedua (David Beckham tetap menjadi ikon). Namun, tanpa diragukan lagi, ia akan menjadi sosok ketiga terbesar. Salah adalah atlet Muslim paling terkenal di dunia, serta salah satu pemain terbaik di generasinya. Meski minat dari klub-klub Eropa dan Arab Saudi pasti tetap ada, Salah akan menjadi tambahan luar biasa bagi Major League Soccer.
Casemiro, Brasil
Kasus Casemiro hampir bisa dipastikan. Jika ditanya setahun lalu, kata “bintang” mungkin terasa berlebihan untuknya. Pemain Brasil itu memang kesulitan sepanjang musim 2024–2025 dan tampak tidak cocok di bawah asuhan Ruben Amorim di Manchester United. Namun, performanya meningkat pesat setelah Michael Carrick mengambil alih, bahkan para pendukung United sempat menyerukannya untuk bertahan pada pekan-pekan terakhir musim tersebut.
Namun, Casemiro sudah menegaskan bahwa dirinya akan hengkang. Dan kini ia tampak semakin dekat menuju MLS. LA Galaxy menjadi klub pertama yang menunjukkan minat, tetapi Inter Miami kabarnya melakukan pendekatan lebih serius. Fakta bahwa mereka melepas Benjamin Cremaschi ke Parma dengan biaya €4 juta tampaknya menjadi tanda bahwa mereka sedang menyiapkan ruang di skuad untuk gelandang veteran Brasil itu. Meskipun sudah berusia 34 tahun, Casemiro masih menjadi bagian penting bagi tim nasional Brasil, Selecao.
Bernardo Silva, Portugal
Bernardo Silva adalah pesepak bola luar biasa. Tubuhnya mungil, bertipikal ringan, namun sangat cerdas. Manajer Manchester City, Pep Guardiola, bahkan mengakui bahwa Bernardo adalah salah satu pemain favoritnya. Ia bahkan disebut berpotensi menjadi pelatih hebat di masa depan. Setelah kontraknya di Manchester City berakhir pada akhir musim, ia diperkirakan akan memiliki banyak opsi pada tahun depan. Barcelona selalu menjadi ancaman serius, dengan minat yang sudah lama dan diketahui publik. Ia juga menjadi aset menarik karena bisa didapatkan secara gratis.
Namun, menurut laporan ESPN, sejumlah klub MLS juga tertarik mendatangkan gelandang asal Portugal tersebut, yang diyakini akan langsung memberikan dampak besar di liga.
Christian Pulisic, Tim Nasional Amerika Serikat
Kisah ini mengingatkan pada situasi tahun 1994. Setelah Piala Dunia tahun itu, banyak pemain besar dari tim nasional Amerika Serikat bergabung dengan MLS. Kehadiran mereka membantu pertumbuhan liga dan memberikan identitas yang kuat berkat nama besar yang dimiliki.
Beberapa pihak berpendapat bahwa generasi saat ini juga membutuhkan langkah serupa. Dan ada indikasi bahwa hal itu mungkin akan terjadi. Weston McKennie dikabarkan hampir bergabung dengan FC Cincinnati beberapa tahun lalu sebelum Juventus meyakinkannya untuk bertahan. Ia sempat menjadi target utama pasca-Piala Dunia, namun akhirnya memperpanjang kontrak bersama Juventus pada akhir musim.
Pulisic sendiri kini berada di persimpangan karier. Musim 2025–2026 menjadi musim dua wajah baginya. Pada paruh pertama, ia tampil sebagai pemain paling berpengaruh di Serie A. Namun pada paruh kedua, performanya menurun dan akhirnya dicadangkan oleh pelatih Max Allegri yang kini sudah dipecat. Kontraknya masih berlaku hingga 2027, namun kabar beredar bahwa ia mempertimbangkan opsi keluar. Pada usia 27 tahun, Pulisic mungkin masih memiliki satu kontrak besar di Eropa, tetapi kepindahan ke Amerika bisa menjadi pilihan logis.
Selain itu, Don Garber juga menyebutkan dalam wawancaranya dengan acara The Late Run bahwa Pulisic termasuk dalam daftar pemain yang sangat diinginkannya di MLS.
Memphis Depay, Belanda
Dengan segala hormat, cukup mengejutkan bahwa Memphis menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Belanda. Penyerang ini sempat berada di jalur menuju ketenaran sebelum beberapa keputusan transfer yang kurang tepat — terutama ke Manchester United — menghambat kariernya. Ia kemudian pindah ke klub Brasil, Corinthians, pada 2024. Meski performanya di sana tidak terlalu mencolok, ia masih dipercaya menjadi bagian penting tim nasional. Setiap klub MLS yang membutuhkan tambahan daya serang sebaiknya mempertimbangkan untuk mendatangkannya.
Neymar, Brasil
Dan inilah nama besar yang paling menonjol. Neymar sudah dikaitkan dengan kepindahan ke MLS selama 18 bulan terakhir. Minat serius sempat datang dari Chicago dan kemudian Miami pada Januari 2025. Namun, kedua pihak gagal mencapai kesepakatan finansial yang tepat untuk membawanya keluar dari Al-Hilal di Liga Pro Saudi. Akhirnya, ia kembali ke klub masa kecilnya, Santos, dan menjalani jalan yang berliku menuju skuad Brasil untuk Piala Dunia. Ia sempat tampil impresif meski konon masih bermain dengan cedera lutut.
Namun dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah cedera kecil membatasi partisipasinya. Cedera betis terbarunya bahkan sempat membuat keikutsertaannya di Piala Dunia diragukan. Meski demikian, ia tetap bersama tim nasional Brasil dan tampaknya akan terus bertahan. Kontraknya di Santos akan berakhir pada akhir tahun ini, dan rumor mengenai minat FC Cincinnati mulai bermunculan. Masih ada peluang nyata bahwa kepindahan Neymar ke MLS bisa terwujud.