BOLASPORT.COM - Atletico Madrid melontarkan sindiran brutal kepada Real Madrid seusai mengajukan tawaran resmi untuk tanda tangan Julian Alvarez.
Raksasa Liga Spanyol, Real Madrid, baru saja mengumumkan penolakan resmi dari Atletico Madrid atas upaya mereka untuk merekrut Julian Alvarez.
Dalam keterangan resmi klub, manajemen Los Blancos menyatakan bahwa setelah rapat Dewan Direksi yang diadakan pada Selasa (9/6/2026), klub langsung mengajukan proposal fantastis senilai 150 juta euro (sekitar Rp3,1 triliun) kepada rival sekotanya tersebut.
Pihak Atletico Madrid sendiri awalnya disebut menyambut baik proposal itu dalam kerangka hubungan baik di antara kedua klub.
Namun, pada akhirnya mereka memilih untuk menolaknya dan merujuk pada klausul pelepasan sang pemain.
Sejumlah laporan media Spanyol menyebutkan bahwa nominal klausul pelepasan yang dipasang Los Rojiblancos untuk Alvarez berada di angka yang dinilai tidak masuk akal, yakni mencapai 500 juta euro.
"Real Madrid mengumumkan bahwa setelah rapat Dewan Direksi yang diadakan hari ini, klub telah mengajukan tawaran sebesar 150 juta euro kepada Atletico Madrid untuk tanda tangan Julian Alvarez."
"Setelah meninjau dan mempertimbangkan tawaran, Atletico mengucapkan terima kasih kepada Real Madrid atas usulan tersebut, yang diajukan dalam kerangka hubungan baik."
"Namun, mereka menolaknya dan merujuk pada klausul penebusan sang pemain," demikian bunyi pernyataan resmi Real Madrid.
Menariknya, drama transfer ini langsung memanas di dunia maya.
Pernyataan resmi tersebut langsung dibalas oleh akun media sosial resmi milik Atletico.
Mereka memulainya dengan membalas unggahan tersebut yang dilengkapi emoji tertawa.
Setelahnya, Atletico merilis empat poin pernyataan resmi yang menyindir tajam Real Madrid.
Pada poin pertama, kubu Atleti menyebut Los Blancos telah memotong video berisi rekaman viral Paus Leo saat mengunjungi Spanyol beberapa waktu lalu.
Dalam sebuah percakapan singkat, pemimpin tertinggi Gereja Katolik bernama Robert Francis Prevost itu mengatakan dirinya adalah penggemar dua klub ibu kota Spanyol.
"Paus mendukung semua tim, tapi Prevost adalah (pendukung) Real Madrid dan Atletico," ucapnya.
Pihak Madrid disindir karena memotong video itu hanya sampai kata 'Real Madrid' serta membuang kalimat ujungnya '...dan Atletico'.
"Kalian memotong video Paus, di mana beliau berkata bahwa ia juga seorang fan Atleti," tulis kubu Los Rojiblancos.
Poin kedua menegaskan bahwa Atletico sama sekali tidak merasa berterima kasih atas tawaran Real Madrid.
Sikap sopan yang mereka tunjukkan saat menolak penawaran tersebut murni karena etika bisnis, bukan karena rasa hormat khusus.
"Kalian pasti telah bingung membedakan antara etika dan rasa terima kasih. Tapi biar tidak ada keraguan, kami tidak berterima kasih untuk apa pun kepada kalian," lanjut pernyataan tersebut.
Pada poin ketiga, Atletico menegaskan bahwa masa depan Julian Alvarez tidak untuk diganggu gugat.
Mereka menyatakan sama sekali tidak pernah mempertimbangkan tawaran apa pun untuk mantan pemain Manchester City tersebut.
"Kami tidak sedang mempelajari atau mempertimbangkan tawaran apa pun untuk Julian."
Sebagai penutup, Atletico Madrid melempar ejekan pemungkas yang membandingkan rivalitas mereka dengan Barcelona.
Mereka mengejek manuver transfer Real Madrid kali ini jauh lebih menggelikan daripada perseteruan panas yang melibatkan Atletico dengan Barcelona akhir-akhir ini.
"Bagaimana mungkin hubungan kita tidak akur, kalau kalian saja sukses membuat kami tertawa, bahkan jauh lebih lucu daripada Barcelona," tulis Atletico menutup pernyataan kontroversial tersebut.