Hotman Paris Ungkap Foto yang Membuat Raffi Ahmad Terseret Kasus Bea Cukai, Ada Sosok 3 Artis Lain
Galuh Palupi June 10, 2026 08:44 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Pengacara Hotman Paris membela Raffi Ahmad yang terseret kasus suap bea cukai, ungkap asal muasal mengapa kliennya itu disebut-sebut dalam kasus yang sedang bergulir.

Nama Raffi Ahmad memang disebutkan dalam sidang dugaan suap pengurusan impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Jumat (5/6/2026).

Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK), Sri Pangastuti alias Tuti, mengakui pernah menerima permintaan bantuan pengiriman laptop dan iPhone dari Amerika Serikat yang belakangan dikaitkan dengan nama Raffi Ahmad. 

Raffi Ahmad langsung menggandeng Hotman Paris untuk membelanya dalam kasus ini.

Melalui Instagramnya pada Rabu (9/6/2026), Hotman Paris mengungkap bukti bahwa Raffi tidak terlibat di kasus suap bea cukai.

KASUS RAFFI AHMAD - Hotman Paris yakin Raffi Ahmad difitnah di kasus suap bea cukai, ungkap bukti foto (Instagram/@hotmanparisofficial)

Hotman memperlihatkan kertas berisikan informasi soal kasus tersebut.

Baca juga: Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai, KPK Kuak 2 Barang Titipan Suami Nagita ke Blueray Cargo

Di kertas tersebut tertulis bahwa Raffi lah yang ditawari oleh diduga karyawan impor, bukan Raffi yang meminta sendiri.

"Fakta kejadian Raffi ditawari pengiriman iPhone oleh diduga karyawan Blueray di Amerika," isi tulisan di kertas yang diperlihatkan Hotman.

Dalam kertas tersebut juga diungkap kronologi pertemuan Raffi dengan karyawan impor yang terjadi di Amerika Serikat.

Ternyata, Raffi bertemu dengan karyawan impor setelah mengikuti ajang maraton di Amerika Serikat bersama dengan teman-teman artisnya yakni Desta, Gading Marten, dan Ariel NOAH.

"Setelah menyelesaikan kegiatan maraton di Amerika Serikat, Raffi Ahmad bersama rombongannya termasuk Ariel Noah, Desta dan Gading Marten mengunjungi sebuah restoran Indonesia populer di New York yang sering jadi destinasi WNI dan turis," isi tulisan di kertas tersebut.

Selain bukti kertas berisi informasi, Hotman juga memperlihatkan foto-foto saat Raffi Ahmad diduga bertemu karyawan impor di Amerika.

Kala itu ditegaskan oleh Hotman, ada tiga artis lain yang ikut Raffi Ahmad.

Karenanya Hotman heran kenapa cuma Raffi Ahmad yang namanya disebut-sebut.

"Ternyata cerita ini bermula dari kunjungan Ariel Noah, Desta dan Gading Marten dan Raffi Ahmad pada waktu kegiatan maraton di Amerika Serikat pada saat mereka mengunjungi restoran terkenal, sekarang ini dituduh hanya Raffi Ahmad yang dituduh, difitnah, seolah-olah terlibat dalam import cargo yang melibatkan nama perusahaan blueray, katanya ada kongkalikong dengan bea cukai. Heboh kasus ini heboh ini," ungkap Hotman Paris.

Baca juga: Mengapa Nama Raffi Ahmad Terseret dalam Pusaran Kasus Suap Bea Cukai? Ini Penjelasan KPK

"Inilah foto pada saat Raffi Ahmad, Ariel Noah, Desta, dan Gading Marten ke Amerika Serikat yang digerumulin oleh para fansnya," sambungnya.

Mantap bela Raffi Ahmad

Gencar membela Raffi Ahmad, Hotman Paris sebelumnya mengurai pengumuman di akun media sosialnya.

Kata Hotman, ia ditelepon langsung oleh Raffi Ahmad untuk membelanya dalam perkara tersebut.

"Barusan Raffi Ahmad telepon saya, minta pendampingan hukum melawan semua yang telah memfitnah dia. Katanya nama dia disebut-sebutkan dalam sidang soal blueray cargo import," ujar Hotman Paris.

Mendengar cerita Raffi Ahmad, Hotman pun setuju untuk membelanya.

Hotman lantas memberikan tantangan untuk pihak yang menuduh Raffi terlibat kasus suap.

"Kalau gayanya Hotman Paris itu tidak pernah seperti pengecut, enggak berani konferensi pers. Kalau konferensi pers, Hotman selalu nantang musuh-musuhnya datang sama awak media," imbuh Hotman.

"Kami udah sepakat sama Raffi Ahmad, akan melakukan konferensi pers di hari Kamis ini jam 2," sambungnya.

Kata KPK

Sebelumnya diwartakan, pihak KPK mengungkap alasan nama Raffi Ahmad muncul dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.

Ternyata nama Raffi Ahmad muncul karena sempat berkunjung ke kantor PT Blueray di Amerika Serikat untuk menitipkan sejumlah barang elektronik. 

“Bahwa betul itu, ada fakta saudara RA (Raffi Ahmad) itu menitip,” ujar Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (7/6/2026). 

Baca juga: Kronologi Raffi Ahmad Dikaitkan dengan Kasus Suap Bea Cukai, Suami Nagita Pernah Titip Barang

Lebih lanjut, Taufik menyebut bahwa KPK belum mengembangkan fakta tersebut lebih lanjut dalam penyidikan kasus korupsi di Ditjen Bea Cukai. 

Ilustrasi KPK
Ilustrasi KPK (KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN// Shutterstock via KOMPAS.com)

“Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai sehingga kemudian itu tidak kami lakukan pemanggilan,” kata Taufik.

Kendati demikian, Taufik mengatakan, tak menutup kemungkinan KPK mengembangkan fakta tersebut bila ditemukan bukti lain yang merujuk pada tindak pidana korupsi. 

Untuk diketahui, mulanya KPK menetapkan enam tersangka dalam perkara ini yaitu Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea Cukai (P2 DJBC) periode 2024-2026, Rizal; Kepala Subdirektorat Intelijen P2 DJBC Sisprian Subiaksono, dan Kasi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan pada Kamis (5/2/2026). 

Lalu ada Pemilik PT Blueray John Field; Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray, Andri; dan Manager Operasional PT Blueray, Dedy Kurniawan. 

Terbaru, KPK menetapkan Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC, Budiman Bayu Prasojo sebagai tersangka pada Jumat (27/2/2026). 

Alasan kasus tersebut terjadi adalah diduga John Field ingin barang-barang KW atau palsu yang diimpor perusahaannya PT Blueray tidak diperiksa saat masuk ke Indonesia. (Tribun Style/Tribun Bogor)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.