Mas Dhito Pastikan Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar Segera Direhab, Siapkan Relokasi
Ndaru Wijayanto June 10, 2026 10:14 AM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Isya Anshori

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Puskesmas Tiron, Kecamatan Banyakan pada awal Juni 2026.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito memastikan bangunan puskesmas tersebut akan segera direhabilitasi agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Kepastian itu disampaikan Mas Dhito saat meninjau langsung kondisi bangunan Puskesmas Tiron, Kecamatan Banyakan, Selasa (9/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia melihat dampak kerusakan akibat kebakaran sekaligus memastikan penanganan pascakejadian berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurut Mas Dhito, Puskesmas Tiron memiliki peran penting karena melayani warga dari sembilan desa di wilayah Kecamatan Banyakan.

Karena itu, perbaikan bangunan menjadi prioritas agar layanan kesehatan dapat kembali beroperasi secara normal.

"Bangunan ini kita rehab segera, per harinya pelayanan bisa (mencapai) 150 orang yang datang," katanya, Selasa (9/6/2026).

Baca juga: Pascakebakaran Puskesmas Tiron, Pemkab Kediri Alihkan Layanan ke Pustu Banyakan, Cek Alur Terbarunya

Mas Dhito menjelaskan rehabilitasi bangunan menjadi solusi jangka pendek yang akan segera dilakukan oleh Pemkab Kediri.

Sementara untuk jangka panjang, pemerintah daerah mulai mempertimbangkan pembangunan fasilitas kesehatan di lokasi yang lebih representatif.

"Untuk jangka panjangnya kita cari lahan baru (rencana relokasi Puskesmas Tiron)," ungkapnya.

Saat ini proses rehabilitasi masih menunggu pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Setelah tahapan tersebut selesai, perbaikan bangunan akan segera direalisasikan.

Meski bangunan utama mengalami kerusakan akibat kebakaran, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan.

Untuk sementara, seluruh aktivitas pelayanan dipindahkan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Banyakan.

Mas Dhito menegaskan keberlangsungan pelayanan kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Oleh sebab itu, berbagai kebutuhan pendukung pelayanan terus diupayakan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan.

Terkait penyebab kebakaran, Mas Dhito menyebut hasil pemeriksaan sementara menunjukkan api berasal dari korsleting listrik pada kulkas penyimpanan obat yang berada di ruang apotek.

Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar. Selain merusak sebagian bangunan, kebakaran juga berdampak pada sejumlah fasilitas penunjang pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tiron drg. Yermiastuti Ratna mengatakan pasca kebakaran pihaknya bergerak cepat memindahkan pelayanan ke Pustu Banyakan agar masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan.

Menurut Yermiastuti kebutuhan obat-obatan langsung dipenuhi melalui dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri serta bantuan dari sejumlah puskesmas lain di wilayah Kabupaten Kediri.

"Pelayanan tidak ada kendala, hanya di hari pertama saja karena laboratoriumnya terbatas, tapi hari kedua sudah lancar semua," urainya.

Dia menambahkan, Puskesmas Tiron selama ini melayani pasien rawat jalan dengan jumlah kunjungan yang cukup tinggi. Dalam satu hari, jumlah pasien yang datang bisa mencapai sekitar 150 orang.

Karena tingginya jumlah kunjungan tersebut, ruang tunggu di Pustu Banyakan turut disesuaikan dengan menambah fasilitas tenda sebagai tempat berteduh bagi masyarakat yang menunggu antrean pelayanan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.