Dukung Penyelenggaraan MBG, Rutan SoE Panen 100 Kilogram Sayur Sawi, Jadi Stok Sayur ke SPPG Nunumeu
Apolonia Matilde June 10, 2026 10:19 AM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok


POS-KUPANG.COM, SOE – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE kembali menunjukkan hasil positif melalui program pembinaan kemandirian  panen sayur sawi di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan SoE, Senin (8/6/2026). 

Sebanyak 100 kilogram sawi berhasil dipanen dan seluruh hasil panen tersebut didistribusikan  ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nunumeu, Kota Soe sebagai stok sayuran untuk pelaksanaan MBG. 

Panen dilaksanakan di lahan SAE Rutan SoE dengan melibatkan lima orang Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.

Kegiatan pertanian tersebut merupakan hasil kerja sama antara Rutan SoE dan Yayasan Krisna Foundation yang telah mendampingi sejak tahap pembersihan lahan, penataan bedengan, hingga proses penanaman.

Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, menyampaikan bahwa hasil panen tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dijalankan di Rutan SoE terhadap warga binaan. 

“Panen ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kami tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan bertani, tetapi juga menanamkan nilai kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab. Hasilnya hari ini dapat dirasakan melalui panen sawi yang seluruhnya terserap untuk kebutuhan masyarakat melalui SPPG Nunumeu,” ujar Nurzaman.

Muhammad Nusrzaman menegaskan, program pertanian SAE menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus sarana pembinaan produktif bagi Warga Binaan.

“Melalui kegiatan pertanian ini, Warga Binaan memperoleh pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat. Di sisi lain, hasil pertanian juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Petugas pengelola SAE Rutan SoE, Juan Sau, menjelaskan bahwa keberhasilan panen tidak terlepas dari pendampingan dan kolaborasi yang terjalin dengan Yayasan Krisna Foundation.

“Sejak awal kami bersama Yayasan Krisna Foundation melakukan pembersihan lahan, pembentukan bedengan, hingga proses penanaman dan perawatan tanaman. Kolaborasi ini membantu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan Warga Binaan dalam mengelola pertanian secara baik dan berkelanjutan,” jelas Juan.

Sementara itu, Supplier SPPG Nunumeu, Inyo Lay, mengapresiasi kualitas hasil pertanian yang dihasilkan oleh SAE Rutan SoE dan berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut.

“Kami melihat hasil panen sawi dari Rutan SoE memiliki kualitas yang baik dan layak untuk dipasok ke SPPG. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berjalan karena selain memenuhi kebutuhan bahan pangan, juga mendukung program pembinaan yang dilaksanakan di Rutan SoE,” ungkapnya.

Program pertanian SAE Rutan SoE terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan kerja, produktivitas, serta dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. 

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Rutan SoE berkomitmen menghadirkan pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan maupun masyarakat. 

Selain sayuran, Rutan Kelas IIB Soe juga rutin menjadi supplier aksesoris ke NTT Mart By Dekranasda TTS juga ambil bagian dalam pameran-pameran yang digelar di Kota Soe. 

Adapun penghasilan dari penjualan tersebut, keuntungannya akan diberikan untuk warga binaan dalam bentuk premi ketika warga binaan yang bersangkutan menyelesaikan masa tahanan. (any)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.