Hilang Dari Musik, Jelita Bahar Putuskan Jualan Risoles untuk Bertahan Hidup
Feryanto Hadi June 10, 2026 10:33 AM

 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO 


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Nama pedangdut Jelita Bahar menghilang dari industri musik tanah air, ia sudah jarang menelurkan sebuah karya lagu untuk penggemarnya.

Jelita pun membawa kabar terbaru tentang dirinya, yang kini berjualan risol untuk menambah pundi-pundi tabungannya.

Anak dari pedangdut Anisa Bahar itu menghilang karena mengidap gangguan kesehatan mental, yakni gangguan kecemasan atau anxiety.

Agar memiliki kegiatan, wanita berusia 35 tahun itu memutuskan untuk jualan risol setiap hari.

"Kenapa aku jualan risol? Karena salah satunya mencari kegiatan juga. Daripada kalau di rumah doang kan kita ngerasa lapar atau pikiran kosong. Kalau dibikin aktivitas kan nggak," kata Jelita Bahar ketika ditemui di kawasan Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Kaka dari Juwita Bahar itu mengaku sejak kecil ia sudah sering berada di dapur membantu orang tua masak, untuk anggota keluarga.

Baca juga: Juwita Bahar Merasa Dibayangi Popularitas Anisa Bahar hingga Terbebani Nama Keluarga Saat Bernyanyi

"Memang dasarnya aku suka masak. Karena aku hobi makan, jadi aku berpikir kalau hobi makan itu harus bisa masak biar nggak kelaparan," ucapnya.

Wanita berusia 35 tahun ini mulai berjualan risol sejak bulan ramadan. Ia tak menyangka hasil dagangannya laris manis hingga akhirnya, ia meneruskan bisnis itu.

"Sehari itu aku kalau jualan bisa sampai 200 hingga 300 risol. Mulai jualannya dari siang sampai sekitar jam 7 malam," ungkapnya.

Ramadan berakhir, wanita kelahiran Tangerang, Banten itu pun jualan dan membuat risol di rumah dengan sistem pemesanan.

Alhasil, Jelita mendapatkan pembeli dari area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, hingga Bekasi.

"Ada yang minta kirim ke luar kota, cuma aku masih belum berani karena takut kan itu frozen. Takutnya nanti di tengah jalan kelamaan 2-3 hari malah benyek dan basi, kan sayang," jelasnya.

Ketika ditanyakan omzet atau keuntungan bersih yang didapatkan, Jelita Bahar masih merahasiakannya. Baginya, berjualan sama saja membuat hatinya damai dari penyakit gangguan kecemasan itu.

"Sebenarnya kalau dagangan itu pasti ada untungnya, tapi pintar-pintar kita saja. Kalau untungnya besar sih nggak mungkin besar banget ya, tapi pasti ada untungnya walaupun kecil," ujar Jelita Bahar. (Ari).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.