TRIBUNNEWS.COM - Timnas Argentina baru saja memanaskan mesinnya lagi untuk mengarungi Piala Dunia 2026.
Mereka berhadapan dengan Islandia yang maju sebagai lawan uji coba pada Rabu (10/6/2026).
Pada laga itu, Argentina bisa mengalahkan Islandia dengan skor telak 3-0.
Tim Tango, julukan Argentina, melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemainnya.
Tak ada nama Lionel Messi yang bermain sejak menit awal.
Messi baru masuk ketika pertandingan sudah berlangsung selama 70 menit lamanya.
Baca juga: 3 Skenario Messi vs Ronaldo di Piala Dunia 2026: Kecuali 4 Besar, Final Ideal Argentina vs Portugal
Secara umum, Argentina tetap tampil terbuka dan menyerang meski tak bersama Messi sejak awal pertandingan.
Pelatih Lionel Scaloni juga puas dengan apa yang ia lihat dari para pemainnya.
Ada beberapa pemain yang bisa menggantikan peran penggawa yang terpaksa tak bisa ikut akibat cedera.
Penampilan beberapa pemain muda, seperti Valentin Barco hingga Nico Paz bisa menjadi jawaban.
Sang pelatih sepertiny sadar dengan komposisi pemainnya yang tak sementereng dahulu.
Ada beberapa pemain inti yang semakin termakan usia, termasuk Lionel Messi yang menjadi tumpuan utama.
Untuk itu juga, Lionel Scaloni sedikit menginjak pedal rem kepada praa penggemar Timnas Argentina.
Ia tak ingin penggemar terlalu memberikan ekspektasi terlalu tinggi kepada Messi dan kawan-kawan.
Scaloni hanya bisa memastikan para pemainnya akan memberikan segalanya saat berada di atas lapangan nanti.
Mereka juga tak akan kenal takut dengan lawan yang bakal dihadapi di Piala Dunia mendatang.
"Akan menjadi sangat sulit bagi kami memenangi Piala Dunia lagi," kata Scaloni dikutip dari Albiceleste Talk.
"Namun hal yang bisa saya garansi adalah para pemain akan memberikan segalanya saat berada di atas lapangan."
"Kami akan berjuang hingga akhir," sambungnya.
Di tengah terpaan sisi-sisi positif ini, Scaloni juga masih punya pekerjaan rumah yang tak mudah.
Argentina ternyata masih sulit mencetak gol dari situasi open play atau permainan biasa saat Messi tak ada di lapangan.
Sebagaimana yang terjadi pada pertandingan melawan Islandia kali ini.
Satu-satunya gol Argentina di laga ini yang terjadi sebelum Messi masuk, itu pun bermula dari tendangan bebas.
Selain itu, gol yang dicetak oleh Valentin Barco juga tak melalui imbas langsung dari akurasi tendangan bebas tersebut.
Barco mencetak gol lewat kemelut yang ada di kotak penalti dan dirinya menanti bola sedikit di luar kotak 16 besar.
Tendangannya terarah dan langsung menembus jala Islandia.
Baru pada gol ketiga Argentina bisa mencetaknya dari sebuah open play, tepatnya serangan balik.
Hal tersebut perlu segera dibenahi lantaran ini adalah pertandingan uji coba terakhir.
Setelah ini, tak ada namanya uji coba bagi Argentina.
Langkah mereka akan langsung berada di Piala Dunia 2026 untuk berusaha mempertahankan gelar juara.
Dukungan untuk Argentina
Kepopuleran Timnas Argentina sebagai salah satu tim jagoan di setiap turnamen membuat mereka selalu menjadi idola.
Salah satunya seperti yang diungkapkan salah satu warga di Nabire, Papua Tengah, bernama Arnold Kandenapa.
Bagi Arnold, mendukung Argentina bukan sekadar hobi musiman, melainkan sebuah warisan emosional telah mendarah daging.
"Argentina harga mati," kata Arnold dikutip dari TribunPapuaTengah.
"Saya dari kecil sudah Argentina. Bahkan bisa dibilang semua keluarga saya juga pendukung setia Argentina," paparnya.
(Tribunnews.com/Guruh)