Diduga Depresi karena Asmara, Karyawati Bank Nekat Akhiri Hidup di Kamar Mandi
Noval Andriansyah June 10, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, PALI - Seorang wanita berinisial AG (20), yang diketahui bekerja sebagai karyawati Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakannya di Dusun 1 Desa Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah Abang, pada Selasa (9/6/2026) pagi.

Baca juga: Pelajar SMK Dirudapaksa Kakak Ipar Berkali-kali, Korban Depresi Ingin Akhiri Hidup

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekan satu kontrakannya dalam kondisi tidak bernyawa di dalam area kamar mandi. Pihak kepolisian setempat menduga tindakan nekat korban dipicu oleh depresi akibat kandasnya hubungan asmara.

Dikutip dari TribunSumsel.com, Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, menjelaskan bahwa penemuan tersebut bermula pada Selasa pagi ketika rekan korban, Anjelina (25), hendak menggunakan fasilitas kamar mandi.

Saat membuka pintu, ia mendapati korban sudah dalam posisi tergantung pada ventilasi menggunakan kain jilbab.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung menghubungi rekan sekamar lainnya, Suci Tanzilia, serta pemilik kontrakan yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Tanah Abang Jaya, M. Bambang Krisna.

Pihak desa kemudian meneruskan laporan darurat ini ke Mapolsek Tanah Abang.

"Setelah mendapat laporan, personel langsung meluncur ke TKP untuk mengevakuasi korban dan membawanya ke RS Pratama guna menjalani proses visum oleh tim medis," ujar AKP Arzuan, Selasa (9/6/2026).

Hasil Penyelidikan dan Dugaan Motif

Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik akibat tindak kriminal pada tubuh korban.

Fokus penyelidikan saat ini mengarah pada kondisi psikologis korban sebelum kejadian.

Dari pemeriksaan saksi DB (20), yang merupakan mantan kekasih korban dan bekerja sebagai petugas keamanan di satu SPBU di Pendopo, diketahui bahwa hubungan keduanya baru saja dinyatakan berakhir secara sepihak pada Minggu, 7 Juni 2026.

Adapun komunikasi terakhir, rekan kerja korban menyebutkan bahwa AG sempat berulang kali mencoba menghubungi DB melalui panggilan telepon dan pesan singkat WhatsApp untuk memperbaiki hubungan, namun tidak mendapat respons positif.

Sementara itu, terkait rencana pernikahan AG, sebelumnya sempat ada pembahasan antar-keluarga besar kedua belah pihak untuk membawa hubungan tersebut ke jenjang pernikahan sebelum akhirnya komitmen tersebut runtuh.

"Diduga almarhumah mengalami frustrasi dan tekanan psikologis berat menghadapi putusnya hubungan cinta tersebut, sehingga nekat mengambil keputusan fatal," tambah AKP Arzuan.

Setelah proses visum et repertum di Rumah Sakit Pratama selesai dilakukan, pihak berwenang langsung menyerahkan jenazah AG kepada pihak orang tua.

Jasad korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Kelurahan Talang Ubi Selatan untuk prosesi pemakaman oleh pihak keluarga.

DISCLAIMER:

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan mengakhiri hidup, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan mengakhiri hidup.

Bisa menghubungi RSJD Provinsi Lampung

Nomor Telepon (0721) 271170
WhatsApp 0811-7213-160

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.