TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Sahari Gultom, optimistis skuad Garuda Muda mampu mengatasi perlawanan Australia pada babak semifinal ASEAN U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026.
Laga krusial tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026), mulai pukul 20.15 WIB. Pertandingan ini menjadi penentu langkah Timnas Indonesia U-19 untuk merebut tiket menuju partai final.
Sahari menilai, meskipun Australia merupakan salah satu tim kuat di turnamen ini, peluang Indonesia untuk meraih kemenangan tetap terbuka lebar. Apalagi, Garuda Muda akan mendapatkan dukungan penuh dari puluhan ribu suporter yang memadati stadion.
"Menang lah. Mungkin skornya tipis-tipis saja," ujar Sahari Gultom kepada Tribun Medan.
Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia tersebut menegaskan bahwa para pemain harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi saat menghadapi Australia. Status sebagai tuan rumah, menurutnya, bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia.
"Ya, pasti harus percaya diri. Apalagi sebagai tuan rumah dengan fanatiknya penonton di Sumatera Utara. Ini akan menjadi modal yang baik bagi para pemain," katanya.
Lebih lanjut, Sahari mengingatkan bahwa dalam sepak bola tidak ada hal yang mustahil. Pria yang akrab disapa Ucok itu mencontohkan keberhasilan Timnas Indonesia U-19 menjuarai edisi 2024 saat dirinya menjabat sebagai pelatih kiper.
Pada turnamen tersebut, Garuda Muda sukses menumbangkan Thailand di partai final untuk merengkuh gelar juara, sebuah pencapaian yang menurutnya menjadi bukti bahwa tidak ada yang mustahil dalam sepak bola.
"Tidak ada yang tidak mungkin. Tahun 2024 kita bisa menjadi juara dan mengalahkan Thailand di final. Jadi, sekarang pun bisa terjadi. Meskipun kita bertemu Australia di semifinal, bukan berarti tidak ada peluang," ujarnya.
Menurut Sahari, performa Australia sepanjang fase grup juga menunjukkan bahwa mereka bukan tim yang tidak bisa dikalahkan. Ia menilai setiap tim memiliki kelemahan yang dapat dimanfaatkan jika Indonesia mampu bermain disiplin dan memaksimalkan peluang.
"Mereka juga kemarin sempat kesulitan menghadapi Kamboja. Jadi, tidak ada yang tidak mungkin," ucapnya.
Dukungan langsung pun akan diberikan Sahari kepada Garuda Muda. Pria yang turut menjadi bagian dari perjalanan sepak bola Indonesia itu mengaku akan hadir langsung di Stadion Utama Sumatera Utara untuk menyaksikan pertandingan bersama keluarganya.
"Besok saya juga akan menonton langsung di stadion bersama keluarga," pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)