Pelaku Vandalisme Padamkan 25 Lampu Jalan di Kebayoran Lama, Petugas Gerak Cepat
Budi Sam Law Malau June 10, 2026 11:33 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Aksi vandalisme jalanan kembali merugikan fasilitas publik di ibu kota.

Kali ini, ruas Jalan Teuku Nyak Arief, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mendadak rawan dan gelap akibat putusnya jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Usut punya usut, jaringan kabel listrik di kawasan tersebut sengaja dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Pramono Murka Lift JPO Mati Akibat Vandalisme, Pelaku Diblacklist dari Transportasi Umum

Dampak dari sabotase kabel tersebut terbilang masif, membuat 25 titik lampu PJU padam serentak dan melumpuhkan sistem penerangan jalan.

Merespons keluhan warga dan pengendara yang khawatir akan potensi kriminalitas di jalanan yang gelap, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan langsung menerjunkan tim taktis ke lapangan untuk melakukan perbaikan darurat.

Pelaku Diduga Panjat Pohon untuk Putus Kabel Tinggi

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifky Rismal, membeberkan analisis mengejutkan terkait cara pelaku merusak fasilitas negara tersebut.

Mengingat posisi kabel utama yang berada di area cukup tinggi, pelaku diduga memanfaatkan rimbunnya dahan pohon di sekitar lokasi sebagai pijakan.

"Kami menduga pelaku vandalisme memanfaatkan pohon untuk memanjat karena posisi kabel berada cukup tinggi," tutur Rifky saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).

Rifky menambahkan bahwa proses perbaikan di lapangan tidak berjalan mudah.

Para petugas di lapangan harus menghadapi tantangan berlapis.

Baca juga: Polisi Amankan 109 Remaja di Tambun Bekasi, Ada yang Melakukan Aksi Vandalisme

Lokasi jaringan yang rusak berada tepat di taman jalur yang berbatasan langsung dengan koridor sibuk Transjakarta, sehingga memerlukan izin khusus dan tingkat kewaspadaan tinggi agar tidak mengganggu arus busway.

Jaringan Mulai Pulih, Targetkan Kelar Pekan Ini

Kendala tidak berhenti di situ.

Rimbunnya pepohonan yang dilintasi kabel PJU juga menyulitkan ruang gerak petugas.

Guna mempercepat evakuasi kabel, Sudin Bina Marga langsung berkoordinasi dengan Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan untuk melakukan penataan dan pemangkasan dahan pohon yang menghalangi.

Berkat kerja keras tanpa lelah, tim PJU secara bertahap berhasil merampungkan perbaikan pada enam bentang jaringan antartiang.

Hasilnya, dari 25 lampu yang mati, kini 14 titik lampu PJU sudah berhasil diselamatkan dan kembali menyala terang benderang.

"Kami menargetkan seluruh lampu PJU yang saat ini masih padam dapat kembali berfungsi normal pada pekan ini," tegas Rifky.

Melalui insiden ini, Rifky mengetuk hati masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang dibangun menggunakan uang rakyat.

Ia meminta warga tidak ragu melapor ke aplikasi Jakarta Kini (JAKI) atau posko terdekat jika melihat ada aktivitas mencurigakan yang merusak fasilitas publik di jalanan.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.