TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Likupang Tourism Festival (LTF) 2026 kembali digelar Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut).
Tahun ini, perhelatan pariwisata tahunan tersebut memasuki penyelenggaraan yang ke-6.
Sosok yang dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelaksana LTF 2026 adalah Ray Dondokambey.
Ia merupakan putra mantan Gubernur Sulawesi Utara dua periode, Olly Dondokambey.
Selain terlibat dalam penyelenggaraan LTF, Ray juga diketahui menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Provinsi Sulawesi Utara.
Ray berasal dari keluarga yang cukup dikenal di Sulawesi Utara.
Ia merupakan adik dari Rio Dondokambey, anggota DPR RI yang mewakili Daerah Pemilihan Sulawesi Utara.
Keduanya merupakan anak dari pasangan Olly Dondokambey dan Rita Tamuntuan.
Likupang Tourism Festival 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Juli 2026.
Kegiatan dipusatkan di Pantai Pal, Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.
Pantai Pal sendiri berada di kawasan destinasi super prioritas Likupang dan berjarak sekitar 65 kilometer dari Kota Manado, dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 hingga 2 jam perjalanan darat menggunakan kendaraan.
Beragam agenda telah disiapkan untuk memeriahkan festival tersebut.
Mulai dari pertunjukan budaya khas Tanah Tonsea, pameran kuliner, pelibatan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), kegiatan olahraga, pentas seni, hiburan rakyat, hingga berbagai aktivitas pendukung lainnya.
Ray Dondokambey mengungkapkan, salah satu rangkaian kegiatan yang diperkirakan kembali menarik perhatian masyarakat dalam LTF 2026 adalah ajang grasstrack dan motocross.
Menurutnya, agenda tersebut selalu mendapat antusiasme tinggi dari warga maupun peserta yang datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan maupun mengikuti perlombaan.
"Kami lihat dalam setiap gelaran LTF kejuaraan balap motor ini sangat populer," kata Ketua Panitia LTF 2026 Ray Dondokambey saat di konfirmasi sejumlah wartawan lewat pesan WhatsApp, Rabu (10/6/2026).
Ada pula acara lainnya akan dikaji oleh panitia bersama Pemkab Minut dalam hal ini Dinas Pariwisata yang sudah barang tentu meriah dan memiliki multiplayer efek kepada masyarakat.
Ray mengaku sangat siap untuk menyelenggarakan dan menyukseskan Likupang Tourism Festival (LTF) 2026, bersama dukungan dan suport dari Pemkab Minut serta masyarakat.
Dalam mempersiapkan iven Pariwisata berskala Nasional tersebut, pihaknya telah melaksanakan rapat bersama Dinas Pariwisata, Panitia Pelaksana dan perangkat daerah di Pemkab Minut yang dibuka secara langsung oleh Sekda Minut Ir Novly Wowiling mewakili Bupati Minut Dr Joune Ganda.
Iven tahunan ini akan mengangkat pariwisata Minahasa Utara.
Dengan rangkaian kegiatan didalamnya, dengan harapan LTF bisa lebih dikenal lagi sampai tingkat nasional.
Sekda Novly Wowiling menegaskan LTF adalah agenda rutin Pemkab Minut untuk mendukung Likupang sebagai Destinasi Super Prioritas Nasional ( DPSP ) Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) di Indonesia.
DPP Likupang Minut menjadi peta jalan 10 DPP dari Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.
Dalam rapat Senin kemarin telah di kaji dan evaluasi kegiatan mana yang akan dilanjutkan.
Tren LTF dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan positif.
Parameternya terlihat dari jenis kegiatan yang konsisten mengangkat kearifan lokal dan budaya Tonsea, serta jumlah kunjungan wisatawan lokal hingga internasional yang terus naik.
“Waktu lalu Bupati Joune Ganda memparalelkan LTF dengan kegiatan APKASI. Kegiatannya level kabupaten, tapi gaungnya sampai tingkat nasional dan itu berhasil. Semoga tahun ini bisa dilakukan dengan hal yang sama. Segala kemungkinan kita persiapkan,” jelas Sekda Minut Novly Wowiling.
Novly juga menekankan seluruh OPD wajib all out mendukung.
Setiap event Pemkab Minut seluruh OPD all out dalam mendukung suksesnya event tersebut.
Sembari berharap LTF 2026 berjalan sesuai rencana, sukses, dan dikemas berbeda dengan tahun lalu.
Terpisah Kepala Dinas Pariwisata Minut Jein Barantian menambahkan, LTF konsisten mengangkat kearifan lokal setiap tahun.
Melihat dari tahun ke tahun LTF menunjukkan tren positif.
Parameternya kegiatan mengangkat budaya lokal dan kunjungan wisatawan lokal bahkan internasional terus meningkat.
Karena itu tren ini patut dipertahankan
Ia juga mengapresiasi strategi Bupati Joune Ganda memparalelkan LTF dengan APKASI.
Kegiatannya level kabupaten tapi gaungnya tingkat nasional.
"Semoga tahun ini bisa diulang seperti tahun-tahun sebelumnya. Segala kemungkinan kita persiapkan," kata Kadis Pariwisata Jein Barantian.
Dengan LTF sebagai agenda tahunan pendukung DPSP, Pemkab Minut optimistis pariwisata Likupang semakin dikenal.
Dampaknya langsung dirasakan pada penguatan ekonomi UMKM masyarakat. (CRZ)