SERAMBINEWS.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan puasa Senin Kamis merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan dan sangat dianjurkan dalam Islam.
Ibadah ini termasuk amalan yang rutin dikerjakan oleh Rasulullah SAW.
Maka itu jangan dilewatkan waktu untuk menambah pahala dalam hidup.
Manfaat puasa bukan saja dari sisi pahala tapi juga bermanfaat di sisi kesehatan.
Muslim dianjurkan untuk menunaikan puasa sunah pada hari Senin dan Kamis, sebagaimana dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Dalam hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW terbiasa melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis.
Dari Aisyah r.a., beliau berkata: "Sesungguhnya Rasulullah SAW biasa memilih (membiasakan) berpuasa pada hari Senin dan Kamis." (HR. An-Nasa'i No. 2362 dan Ibnu Majah No. 1739)
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa semua amal perbuatan manusia diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis.
Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW bersabda: "Amal-amal diperlihatkan (kepada Allah) pada hari Senin dan Kamis. Maka aku senang ketika amalanku diperlihatkan, aku sedang dalam keadaan berpuasa." (HR. At-Tirmidzi No. 747)
Kementerian Agama menganjurkan umat Islam untuk menunaikan puasa Senin dan Kamis seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW agar dapat menutup dan membuka laporan amalan dengan perbuatan baik.
Mengutip laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), berikut bacaan niat untuk puasa Kamis.
Niat Puasa Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa pada hari Kamis, sunah karena Allah Ta’aalaa.”
Doa Berbuka Puasa Kamis
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allāhumma laka ṣumtu, wa ‘alā rizqika afṭartu.
Artinya: "Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka." (diriwayatkan oleh Mu’adz bin Zuhrah)
Manfaat Puasa Senin Kamis
Baznas menjelaskan puasa Senin Kamis tidak hanya memiliki keutamaan dari sisi ibadah, tetapi juga memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan spiritual, berikut beberapa manfaatnya:
Menurunkan Kadar Lemak dalam TubuhSaat berpuasa, tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi.
Hal ini membantu mengurangi lemak berlebih sehingga dapat menurunkan risiko kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi.
Membantu Mengontrol Gula DarahPuasa membuat tubuh memanfaatkan glukosa yang tersimpan sebagai sumber energi. Kondisi ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mendukung kesehatan metabolisme tubuh.
Menjaga Kesehatan JantungPenggunaan cadangan lemak sebagai energi selama puasa dapat mengurangi penumpukan lemak pada pembuluh darah.
Dengan demikian, risiko penyakit jantung dan gangguan peredaran darah dapat berkurang.
Mengistirahatkan Sistem PencernaanSelama berpuasa, organ pencernaan mendapatkan waktu untuk beristirahat dari aktivitas mencerna makanan.
Hal ini dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko gangguan seperti sembelit, diare, maupun masalah lambung.
Membantu Menurunkan Berat BadanPuasa membantu mengontrol asupan kalori harian.
Jika dilakukan dengan pola makan yang sehat saat sahur dan berbuka, puasa dapat membantu mencapai berat badan yang lebih ideal.
Membantu Regenerasi Sel KulitPuasa dipercaya dapat mendukung proses peremajaan sel-sel tubuh, termasuk sel kulit. Karena itu, kulit dapat terlihat lebih sehat, segar, dan terawat.
Meningkatkan Ketakwaan dan KeimananPuasa Senin Kamis menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kualitas ibadah. Allah SWT berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183)
Membantu Mengendalikan Hawa NafsuDengan menahan lapar, haus, dan berbagai keinginan, seseorang belajar mengendalikan diri sehingga lebih mampu menjauhi perbuatan yang tidak baik.
Melatih KesabaranPuasa mengajarkan seseorang untuk bersabar dalam menghadapi berbagai keadaan.
Sikap sabar ini akan memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.
Menumbuhkan Rasa SyukurSaat merasakan lapar dan haus, seseorang akan lebih menyadari nikmat makanan, minuman, kesehatan, dan berbagai karunia yang diberikan Allah SWT.
Membentuk Sikap DisiplinPuasa melatih seseorang untuk mengatur waktu makan, menjaga perilaku, serta mengontrol ucapan dan pikiran. Kebiasaan ini dapat membentuk sikap disiplin yang bermanfaat dalam kehidupan.
Meningkatkan Kepedulian SosialPuasa membantu seseorang memahami kondisi orang-orang yang kekurangan. Perasaan empati tersebut dapat mendorong untuk lebih gemar berbagi, bersedekah, dan membantu sesama yang membutuhkan.
Keutamaan Puasa Senin dan Kamis
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan puasa Senin Kamis merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan dan sangat dianjurkan dalam Islam. Ibadah ini termasuk amalan yang rutin dikerjakan oleh Rasulullah SAW.
Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW senantiasa memilih hari Senin dan Kamis untuk berpuasa.
Dari Aisyah r.a., beliau berkata: "Sesungguhnya Rasulullah SAW biasa memilih (membiasakan) berpuasa pada hari Senin dan Kamis." (HR. An-Nasa'i No. 2362 dan Ibnu Majah No. 1739)
Hal ini menunjukkan bahwa puasa Senin Kamis merupakan sunnah yang memiliki nilai istimewa karena dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW dalam kehidupan beliau sehari-hari.
Salah satu keutamaan terbesar puasa Senin Kamis adalah karena pada kedua hari tersebut amal perbuatan manusia diperlihatkan kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda, "Amal-amal diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis, maka aku senang apabila amalku diperlihatkan dalam keadaan aku sedang berpuasa." (HR. Tirmidzi).
Hadis ini menunjukkan bahwa puasa menjadi salah satu bentuk persiapan terbaik ketika amal-amal seorang hamba diangkat dan diperlihatkan kepada Allah SWT.
Selain itu, hari Senin dan Kamis juga merupakan waktu dibukanya pintu-pintu surga.
Rasulullah SAW bersabda, "Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka diampuni setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, kecuali seseorang yang antara dirinya dan saudaranya terdapat permusuhan." (HR. Muslim).
Hadis ini menjelaskan bahwa kedua hari tersebut merupakan kesempatan besar bagi seorang muslim untuk meraih ampunan Allah SWT, sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama agar tidak terhalang dari rahmat-Nya.
Hari Senin memiliki keistimewaan tersendiri karena merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Ketika ditanya tentang puasa hari Senin, Rasulullah SAW menjawab, "Itulah hari ketika aku dilahirkan dan hari ketika wahyu diturunkan kepadaku." (HR. Muslim).
Keutamaan lainnya adalah dilipatgandakannya pahala amal kebaikan yang dilakukan pada hari-hari mulia, termasuk Senin dan Kamis.
Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa kedua hari tersebut merupakan hari-hari utama dalam satu pekan sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh di dalamnya.