TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - National Collegiate Futsal Series (NCFS) National Stage 2026 resmi bergulir di Yogyakarta.
Sebanyak 10 perguruan tinggi terbaik dari berbagai daerah di Indonesia akan bersaing memperebutkan gelar juara nasional futsal mahasiswa pada 11–13 Juni 2026 di GOR Nusantara Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pelaksanaan putaran nasional tersebut diperkenalkan kepada publik melalui gala dinner dan konferensi pers di Grand Tjokro Yogyakarta, Rabu (10/6).
Kegiatan ini dihadiri penyelenggara, perwakilan kampus peserta, perangkat pertandingan, sponsor, hingga pemangku kepentingan futsal nasional dan daerah.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraan tingkat nasional, NCFS dinilai semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kompetisi futsal antarperguruan tinggi paling kompetitif di Indonesia.
CEO dan Co-Founder Games of Society, Novel Leonardo, mengatakan prestasi non-akademik yang diraih mahasiswa melalui olahraga layak mendapat apresiasi.
Menurutnya, kompetisi seperti NCFS menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkembang sekaligus membuka peluang menuju level yang lebih tinggi.
“Prestasi non-akademik adalah sesuatu yang patut dibanggakan. Kompetisi seperti NCFS memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tidak menutup kemungkinan beberapa pemain yang bertanding hari ini akan menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia di masa depan,” ujar Novel.
Novel menambahkan, kualitas penyelenggaraan NCFS terus mengalami peningkatan. Salah satu upaya menjaga standar kompetisi dilakukan dengan menghadirkan perangkat pertandingan berlisensi nasional hingga FIFA.
“NCFS memasuki tahun kedua penyelenggaraan National Stage dan kami melihat kompetisi antar fakultas maupun antar kampus semakin kompetitif. Kualitas tim meningkat, antusiasme kampus semakin besar, dan level pertandingan terus berkembang,” katanya.
Dukungan terhadap penyelenggaraan NCFS juga datang dari Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY, Wendy Umar. Ia menilai kompetisi berjenjang seperti NCFS memiliki peran penting dalam memperkuat pembinaan olahraga prestasi di kalangan mahasiswa.
Menurut Wendy, ajang seperti NCFS memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman bertanding yang berkualitas sekaligus memperkuat ekosistem futsal nasional dari level akar rumput hingga prestasi.
Senada, Pelaksana Tugas Ketua Umum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) DIY, Esdy Irfanuddin, menyebut NCFS sebagai wadah strategis dalam proses pencarian dan pengembangan talenta muda futsal Indonesia.
Ia menilai semakin banyak kompetisi berkualitas yang tersedia bagi mahasiswa, semakin besar pula peluang lahirnya pemain-pemain potensial yang mampu berkontribusi untuk klub profesional, tim daerah, hingga Tim Nasional Indonesia.
Gala dinner NCFS National Stage 2026 juga menghadirkan kiper Tim Nasional Futsal Indonesia, M. Nizar, yang merupakan alumni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kehadirannya menjadi simbol bahwa kompetisi mahasiswa dapat menjadi salah satu jalur menuju karier profesional hingga membela Merah Putih.
Sebagai juara bertahan, Politani Samarinda kembali menjadi salah satu unggulan dalam perebutan gelar. Namun, upaya mempertahankan trofi diprediksi tidak akan mudah karena sejumlah tim pendatang baru hadir dengan kekuatan yang kompetitif, termasuk diperkuat pemain berpengalaman di level profesional.
Persaingan yang semakin ketat diperkirakan akan menghadirkan pertandingan berkualitas tinggi sepanjang turnamen. NCFS National Stage 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara nasional futsal mahasiswa, tetapi juga ruang kolaborasi antara kampus, federasi, sponsor, dan komunitas olahraga untuk membangun masa depan futsal Indonesia yang lebih kuat.
* STIEM Bongaya (Makassar)
* Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (Depok)
* STOK Bina Guna (Medan)
* Politani Samarinda (Samarinda)
* STKIP Pasundan Cimahi (Bandung)
* Universitas Insan Budi Utomo (Malang)
* Universitas Negeri Semarang/UNNES (Semarang)
* STIE Indonesia (Jakarta)
* Universitas Bhayangkara Surabaya/UBHARA (Surabaya)
* Universitas Negeri Yogyakarta/UNY (Yogyakarta).