Tiga unit rumah warga di Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, hangus terbakar pada Rabu (10/6/2026) sekira pukul 22.30 WIB.
Peristiwa yang terjadi menjelang tengah malam itu menghanguskan tiga unit rumah, masing-masing milik:
Informasi yang dihimpun wartawan TribunGayo.com, Bustami pada Kamis (11/6/2026), sumber api diduga berasal dari bagian dapur rumah milik Karyadi.
Konstruksi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat kobaran api dengan cepat menjalar dan menghanguskan ketiga rumah papan tersebut.
Selain bangunan, satu unit sepeda motor milik korban juga ikut ludes terbakar.
Saat kejadian, api sempat membesar dan asap tebal membumbung ke udara.
Sembari menunggu armada pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi, warga setempat sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Menanggapi laporan kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBD) Bener Meriah segera mengerahkan tiga unit armada pemadam yang berasal dari Posko Utama, Pos Bandar, dan Pos Permata.
Petugas melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian untuk mencegah api kembali menyala.
Setelah dilakukan upaya intensif oleh petugas gabungan, api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi kejadian telah terkendali.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pendataan terhadap kerugian dan kebutuhan warga yang terdampak.
Proses penanganan juga mendapat dukungan dari personel TNI, Polri, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pemadaman dan pengamanan area terdampak.
Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan kondisi instalasi listrik dan sumber api di lingkungan rumah dalam keadaan aman.
Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek Permata, AKP Taufit Kurniawan dalam rilis yang diterima wartawan TribunGayo.com Bustami pada Kamis (11/6/2026), mengatakan jika kebakaran terjadi diduga akibat konsleting listrik dari salah satu rumah yang kemudian cepat merambat kerumah lainnya.
"Untuk korban jiwa tidak ada, tapi dugaan sementara penyebab, akibat konsleting listrik," ujarnya.
Dilain sisi lain Babinsa dari Koramil 05 Permata, Serma Heri mengatakan meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil capai ratusan juta, termasuk satu unit sepeda motor Honda Vario yang ikut ludes jadi abu.
Lebih lanjut, AKP Taufit Kurniawan membenarkan bahwa untuk memadamkan api pihak BPBD Bener Meirah menerjunkan tiga unit armada Damkar.
"Saat tiba dilokasi, personel Damkar dibantu oleh personel TNI/Polri dan masyarakat langsung bahu-membahu melakukan upaya pemadaman.
Beruntung, berkat aksi sigap petugas gabungan amukan si jago merah berhasil dijinakkan pada pukul 23.20 WIB, sehingga tidak meluas ke perumahan warga lainnya," tutupnya.
Sementara itu, data resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), kebakaran yang melanda permukiman warga di Kampung Kem Seni Antara, Kecamatan Permata, menghanguskan sebanyak empat unit rumah permanen milik warga.
Dilaporkan, para korban sementara waktu mengungsi ke rumah sanak saudara sambil menunggu proses penanganan lebih lanjut dan pendataan kebutuhan pascakebakaran.
Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti ST MT, mengatakan laporan pertama diterima pukul 22.30 WIB.
Hanya beberapa menit setelah itu, kata dia armada pemadam langsung diberangkatkan ke lokasi kebakaran,
“Meski tidak ada korban jiwa atau luka-luka, data terakhir para korban harus mengungsi untuk sementara” katanya.