Pelaku Pembacokan Brutal di Empat Lawang Masih Buron, Ini Kata Kasat Reskrim AKP Alita Firman
Welly Hadinata June 11, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG – Seorang pemuda di Kabupaten Empat Lawang Sumsel diduga melakukan penganiayaan berat terhadap tetangganya saat berlangsung acara persedekahan (hajatan) warga. 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan harus menjalani operasi.

Pelaku diketahui berinisial PK (23), warga Desa Rantau Dodor, Kecamatan Pendopo Barat, Empat Lawang, Sumsel.

Sementara korban bernama Dodi (34), yang masih bertetangga dengan pelaku.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 23.59 WIB di dekat Masjid Nurul Mukminin, Desa Rantau Dodor, saat warga tengah menggelar acara hajatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga berada dalam kondisi mabuk akibat mengonsumsi minuman keras sebelum melakukan aksinya.

Tanpa alasan yang jelas, pelaku disebut tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka serius.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok parah dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban bahkan harus menjalani operasi guna menyelamatkan nyawanya.

Usai kejadian, pelaku melarikan diri dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP Alita Firman mengatakan pihaknya memastikan proses hukum terhadap kasus tersebut tetap berjalan dan saat ini telah memasuki tahap penyidikan.

Menurutnya, polisi masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku yang diketahui sudah tidak berada di tempat tinggalnya.

"Kami memastikan bahwa perkara ini tidak berhenti. Saat ini kasus sudah naik ke tahap penyidikan dan kami masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku," ujar AKP Alita Firman.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku agar segera memberikan informasi kepada aparat penegak hukum.

"Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan yang bersangkutan agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.