TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) membuka Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027 bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang berminat meniti karier di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka, Herman A. Oematan, S.SiT., mengajak generasi muda di Kabupaten Sikka untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai salah satu pilihan pendidikan tinggi yang memiliki prospek karier strategis di masa depan.
> “Politeknik Agraria STPN merupakan perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian ATR/BPN yang secara khusus menyelenggarakan pendidikan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Ini merupakan peluang yang sangat baik bagi putra-putri Kabupaten Sikka yang ingin mengembangkan kompetensi sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui sektor pertanahan dan tata ruang,” ujar Herman A. Oematan.
Politeknik Agraria STPN yang berlokasi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menawarkan pendidikan vokasi dengan kombinasi pembelajaran teori, praktik lapangan, dan penguatan karakter yang dirancang untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia di sektor agraria dan tata ruang yang terus berkembang.
Baca juga: Mahasiswa Unika Ruteng Kupas Media Sosial dan Lahirnya Generasi Anti-Sosial
Pada Tahun Akademik 2026/2027, Politeknik Agraria STPN membuka empat program studi, yaitu:
* Sarjana Terapan Pertanahan;
* Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah;
* Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan;
* Sarjana Terapan Survei, Pemetaan dan Informasi Pertanahan.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi sptb.stpn.ac.id dan dibuka hingga 18 Juni 2026.
Calon taruna dan taruni yang akan mendaftar harus memenuhi persyaratan umum, antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, serta memenuhi persyaratan administrasi dan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Khusus untuk Program Studi Sarjana Terapan Survei, Pemetaan dan Informasi Pertanahan, peserta berasal dari jurusan yang relevan seperti IPA, Teknik Geomatika, Survei dan Pemetaan, Teknik Bangunan, Komputer, Pertambangan, Geologi, dan bidang lain yang linier dengan kompetensi pemetaan dan pengukuran.
Selain jalur reguler, Politeknik Agraria STPN juga membuka kesempatan melalui jalur kerja sama dengan pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya memperoleh pendidikan akademik dan praktik lapangan, para taruna dan taruni juga dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan, organisasi, dan kedisiplinan melalui berbagai organisasi kemahasiswaan yang tersedia di lingkungan kampus.
Menurut Herman A. Oematan, kebutuhan tenaga profesional di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang akan terus meningkat seiring berkembangnya pembangunan nasional, digitalisasi layanan pertanahan, serta pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah seperti Reforma Agraria, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), pengendalian pemanfaatan ruang, hingga pembangunan berkelanjutan.
> “Kami berharap informasi ini dapat dimanfaatkan oleh para pelajar kelas XII maupun lulusan SMA/SMK sederajat di Kabupaten Sikka dan wilayah sekitarnya. Politeknik Agraria STPN dapat menjadi pilihan pendidikan yang menjanjikan karena memiliki keilmuan yang spesifik dan sangat dibutuhkan dalam mendukung pembangunan nasional,” tambahnya.
Informasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan seleksi, program studi, serta jadwal pelaksanaan Seleksi Penerimaan Taruna Baru dapat diakses melalui situs resmi Politeknik Agraria STPN di stpn.ac.id maupun portal pendaftaran sptb.stpn.ac.id.
"Raih Masa Depan Bersama Politeknik Agraria STPN, Membangun Indonesia melalui Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang."