Persaingan Ketat Warnai Pra Popda Zona IV di Wonosobo, Atlet Kedu Berebut Tiket ke Popda Jateng
raka f pujangga June 11, 2026 05:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Kompetisi Prakualifikasi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Pra Popda) Jawa Tengah Zona IV menjadi ajang penting untuk mengukur kekuatan olahraga pelajar di wilayah Eks Karesidenan Kedu. 

Selama dua hari pertandingan pada 10-11 Juni 2026, ratusan atlet pelajar bersaing memperebutkan tiket menuju Popda Provinsi Jawa Tengah yang akan digelar pada September mendatang.

Sebanyak enam kabupaten ambil bagian dalam kejuaraan ini dengan menurunkan total 462 atlet dan 156 official. 

Baca juga: Kelas Khusus Olahraga Jadi Rahasia MAN 2 Wonosobo 10 Kali Juara Umum Popda

Mereka bertanding di empat cabang olahraga, yakni sepak bola, sepak takraw, bola voli, dan bola basket.

Ketua Penyelenggara Pra Popda Zona IV Tahun 2026, Hafiz Fajri, mengatakan kompetisi ini menjadi tolak ukur hasil pembinaan atlet pelajar yang telah dilakukan masing-masing daerah selama beberapa tahun terakhir.

“Pra Popda bukan hanya soal mencari juara, tetapi juga melihat sejauh mana program pembinaan atlet usia sekolah berjalan di setiap daerah. 

Dari sini akan terlihat potensi-potensi yang layak bersaing di tingkat provinsi,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Menurut Hafiz, para juara dan runner-up dari setiap cabang olahraga berhak melaju ke Popsq Jawa Tengah. 

Karena itu, setiap pertandingan menjadi sangat menentukan bagi atlet maupun daerah yang ingin mengirimkan wakil terbaiknya ke tingkat yang lebih tinggi.

Sejumlah venue di Wonosobo digunakan untuk mendukung jalannya pertandingan. 

Cabang bola voli dipusatkan di GOR Wonolelo, sepak bola di Stadion Gelora Pancasila, bola basket di GOR Don Bosco, dan sepak takraw di GOR MAN Wonosobo.

Selain menjadi arena kompetisi, Pra Popda juga menjadi kesempatan bagi pelatih untuk mengevaluasi kemampuan atlet dalam situasi pertandingan sesungguhnya. 

Aspek teknik, fisik, hingga mental bertanding menjadi perhatian penting dalam proses seleksi menuju level provinsi.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menilai kejuaraan pelajar memiliki peran strategis dalam menyiapkan regenerasi atlet daerah. 

Menurutnya, banyak atlet berprestasi lahir dari kompetisi berjenjang seperti Popda yang memberi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan sejak usia dini.

Baca juga: Stadion Kolodete Bergema, Ribuan Atlet Pelajar Tumpah Ruah di Pembukaan Popda Wonosobo 2026

“Melalui kompetisi seperti ini, kita bisa menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat mewakili daerah, Jawa Tengah, bahkan Indonesia di berbagai kejuaraan,” katanya.

Dengan persaingan yang melibatkan atlet-atlet terbaik dari wilayah Kedu, Pra Popda Zona IV menjadi tahap penting dalam peta pembinaan olahraga pelajar Jawa Tengah. 

Hasil pertandingan di Wonosobo akan menentukan siapa saja yang berhak melanjutkan langkah ke panggung provinsi sekaligus membuka peluang menuju prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang. (ima)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.