- Raffi Ahmad Bantah Terlibat Korupsi Bea Cukai: Saya Cuma Diajak Foto Depan Toko Blueray di New York
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, memberikan klarifikasi setelah namanya disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Nama Raffi itu disebut-sebut ketika sidang terdakwa pimpinan Blueray Cargo Group John Field dkk pada Jumat (5/6/2026), karena Raffi disebut sempat berkunjung ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat (AS) untuk menitip atau mengirimkan sejumlah barang elektronik ke Indonesia, seperti iPhone 17.
KPK sebelumnya juga membenarkan nama Raffi muncul karena diduga pernah menitip barang elektronik ke pihak Blueray Cargo.
Namun, temuan itu belum dikembangkan ke arah penyidikan lebih lanjut dan KPK menyebutkan tindakan Raffi belum masuk dalam kategori penyelundupan.
Raffi lantas menjelaskan bahwa dirinya bersama teman-teman sesama artis memang pergi ke Amerika Serikat, tetapi untuk ikut kegiatan lari maraton di Chicago.
"Saya lari maraton bersama Ariel, Gading, dan Desta. Gading dan Desta engap, nggak ikut maraton, yang ikut maraton saya sama Ariel di Chicago, istri saya juga ikut. Di situ banyak juga pelari-pelari Indonesia, waktu itu Oktober 2025," ungkapnya dalam konferensi pers, Kamis (11/6/2026), dikutip dari YouTube Kompas TV.
Setelah selesai lari maraton dan masih ada waktu luang, Raffi mengatakan bahwa dirinya pergi ke New York dan mempromosikan usaha teman-temannya, yakni Awang Kitchen hingga Indo Java.
"Dua itu menjadi destinasi kita, lalu juga saya bersama teman-teman Indonesia muter naik mobil, jalan-jalan naik motor, kita kibarkan bendera merah putih di New York waktu itu, ada vlognya kok di Rans Entertainment," jelasnya.
Ketika makan di Awang Kitchen dan Indo Java, Raffi mengatakan bahwa banyak orang Indonesia yang meminta foto dengannya, termasuk dari pihak Blueray.
Namun, nama dari pihak Blueray itu tidak dijelaskan secara spesifik oleh Raffi karena dia mengaku tidak mengingatnya.
"Saya keluar dari Awang Kitchen, satu, dua, tiga toko di sebelahnya itu ada yang namanya Blueray, mereka panggil saya 'Mas Raffi, Mas Ariel, Mas Gading, foto dong sama saya', ya sudah kami foto di depan tokonya," ucapnya.
Saat itu, Raffi mengaku sempat ditawari untuk melihat-lihat isi toko Blueray tersebut, tetapi menolak karena waktunya terbatas.
"Beliau memperkenalkan diri tapi saya nggak kenal, lalu mereka bilang 'Mas Raffi, perusahaan kami ini, Blueray ini, kita bisa kirimin, bisa kirimin apapun itu, mau handphone, mau laptop, mau iPad, mau ini, mau itu, oh iya ada handphone terbaru, nanti kalau mau dikirim bisa'," ujar Raffi.
"Ya nggak mungkin doang saya 'oh enggak ah, saya nggak mau kirim lewat kamu', kan enggak mungkin saya bilang, hanya sebatas itu, intinya saya basa-basi baik," sambungnya.
Setelah itu, Raffi mengatakan dirinya langsung pergi dan tidak ada interaksi lebih lainnya dengan pihak Blueray.
(Tribunnews.com/Rifqah)