Universitas Sebelas Maret (UNS) bagikan kabar prestasi terkait dunia riset internasional. Bagaimana tidak, ada 10 dosen UNS yang berhasil masuk ke dalam daftar 5 persen peneliti terbaik dunia 2025 (Top 5% Global Scientist Index 2025).
Top 5% Global Scientist Index 2025 merupakan pemeringkatan tentang indeks ilmuwan global pada 2025. Indeks ini dikeluarkan oleh lembaga pemeringkatan independen SciRank.
Dalam laman resminya, SciRank menjelaskan data yang mereka rujuk berasal dari OpenAlex. OpenAlex merupakan indeks metadata ilmiah sumber terbuka terbesar di dunia yang tidak membatasi cakupan pada jurnal tertentu.
Pada daftar ini, SciRank Global melakukan analisis bibliometrik (metode analisis statistik dan kuantitatif untuk mengkaji literatur ilmiah) terhadap lebih dari 10 juta profil peneliti dan 50 juta karya ilmiahnya.
Untuk bisa masuk dalam daftar ini, peneliti harus memiliki minimal 10 karya ilmiah terverifikasi dengan profil OpenAlex mereka, merupakan individu yang terverifikasi, memiliki studi dengan jangkauan global. Dengan penghitungan melalui rumus yang disusun SciRank, hasilnya ada sekitar 500 ribu peniliti teratas (top 5%), di mana sepuluh diantaranya berasal dari UNS.
Daftar Dosen UNS 5 Persen Peneliti Terbaik Dunia
Adapun daftar dosen UNS yang masuk daftar 5 persen peneliti terbaik dunia versi SciRank Global dikutip dari laman resmi UNS, yaitu:
Fakultas Teknik
- Dr Eng Ir Aditya Rio Prabowo ST MT MEng
- Prof Ir Ubaidillah ST MSc PhD IPM ASEAN Eng CSWP
- Prof Dr Ir Wahyudi Sutopo ST MSi IPU
- Prof Dr Eng Ir Agus Purwanto ST MT
- Prof Ir Agung Tri Wijayanta ST MEng PhD
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
- Prof Dr Kundharu Saddhono SS MHum
- Dr Eng Nugroho Agung Pambudi MEng
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
- Prof Doddy Setiawan SE MSi PhD Ak
- Prof Irwan Trinugroho SE MSc PhD QCRO
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
- Prof Dr Eng Hendri Widiyandari SSi MSi
Bukti Kualitas dan Daya Saing Riset UNS di Tingkat Global
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS I Gusti Ayu Ketut Rahmi Handayani memberikan apresiasi untuk para peneliti yang masuk dalam daftar tersebut. Menurutnya ini merupakan pengakuan internasional yang jadi bukti nyata kualitas dan daya saing riset UNS di tingkat global.
"Capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen jangka panjang universitas dalam membangun ekosistem riset yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai tantangan global maupun nasional," paparnya.
Tidak hanya jumlah publikasi pada jurnal bereputasi internasional, para peneliti telah berhasil memberikan dampak nyata. Penelitian yang dilakukan disebut Ayu telah berkontribusi secara signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan di berbagai bidang.
"Masuknya para peneliti UNS dalam kelompok 5 persen peneliti terbaik dunia merupakan capaian yang membanggakan sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas riset sekaligus menguatkan ekosistem riset di UNS," imbuhnya.





