Pemerintah Kota Balikpapan Perketat Pengawasan Destinasi Wisata Selama Libur Sekolah
Nur Pratama June 11, 2026 08:12 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Memasuki masa libur panjang sekolah, Pemerintah Kota Balikpapan meningkatkan pengawasan di sejumlah destinasi wisata guna menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan para pengunjung.

Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah wisatawan yang diperkirakan memadati berbagai objek wisata selama musim liburan.

Salah satu destinasi yang diprediksi kembali menjadi primadona adalah destinasi wisata pantai seperti Pantai Manggar Segarasari yang berlokasi di wilayah Balikpapan Timur.

Dimana setiap musim liburan sekolah maupun akhir pekan, pantai yang menjadi ikon wisata Kota Balikpapan tersebut selalu dipadati pengunjung, baik dari dalam kota maupun daerah sekitar.

Baca juga: Dampak Kenaikan BBM Pertamax, UMKM Balikpapan Berjuang Pertahankan Harga Jual via Gas Subsidi

Menyikapi potensi lonjakan wisatawan tersebut, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan meminta seluruh pengelola destinasi wisata untuk meningkatkan kesiapan pelayanan, khususnya pada aspek keamanan dan keselamatan pengunjung.

Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan saat libur sekolah merupakan pola yang terjadi setiap tahun sehingga diperlukan antisipasi sejak dini.

"Pengelola objek wisata harus memastikan seluruh standar operasional prosedur keselamatan diterapkan dengan baik di lapangan. Ini penting agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman," ujarnya kepada TribunKaltim.co, Kamis (11/6/2026).

Ratih menegaskan koordinasi antara pemerintah dan pengelola objek wisata juga perlu diperkuat selama masa libur berlangsung. Menurutnya, pelayanan yang optimal hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keamanan kawasan wisata.

Selain itu, destinasi yang menyediakan wahana atraksi dan wisata petualangan diminta memberikan perhatian lebih terhadap aspek edukasi keselamatan bagi pengunjung.

Setiap wisatawan harus mendapatkan informasi yang jelas mengenai prosedur penggunaan wahana serta potensi risiko yang mungkin terjadi.

"Pengunjung harus memahami aturan dan prosedur keselamatan sebelum mengikuti aktivitas wisata tertentu. Jangan sampai ada yang mengabaikan petunjuk keselamatan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," katanya.

Hal tersebut terutama berlaku pada wahana yang banyak diminati wisatawan seperti banana boat, jetski, motor pantai, hingga berbagai aktivitas rekreasi air lainnya yang tersedia di kawasan wisata pantai.

Selain penguatan pengawasan oleh pengelola, patroli pengamanan juga akan ditingkatkan selama masa libur sekolah untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan wisata.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.