TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berdasarkan database resmi Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI), salah satu nama muda potensial yang kini tengah ditempa di Pelatnas Cipayung adalah Kavitha Nadjwa Aulia.
Kavitha adalah tipikal pemain dengan fondasi fisik dan ketahanan mental yang menjanjikan.
Masuknya ia lewat jalur pemantauan intensif mempertegas bahwa tim pelatih PBSI melihat adanya talenta yang siap dipoles untuk sirkuit dunia di masa depan.
Nama Lengkap: Kavitha Nadjwa Aulia
Nama Panggilan: Kavitha / Najwa
Tempat/Tanggal Lahir: Bekasi, Jawa Barat, 26 April 2007
Asal Klub: Exist Badminton Club (DKI Jakarta)
Tangan Dominan: Kanan (Right-handed)
Tinggi Badan: 164 cm
Sektor: Tunggal Putri (Women's Singles)
Status di Pelatnas: Pratama (Junior)
Tahun Masuk Pelatnas: 2025
Kavitha mulai mengenal raket sejak usia yang sangat dini, yakni 4 tahun. Didorong oleh dukungan penuh orang tuanya, khususnya sang ibu (Elliyah), bakat Kavitha terus terasah hingga ia bergabung dengan klub Exist Badminton Club.
Baca juga: Profil Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi: Mutiara Baru Tunggal Putri dari Pulau Dewata
Di level klub inilah performa Kavitha terpantau radar PBSI berkat konsistensi permainannya di berbagai ajang nasional, seperti Sirkuit Nasional (Sirnas) dan Pembangunan Jaya Raya Junior High School Tournament.
Mengidolakan seniornya di Pelatnas, Anthony Sinisuka Ginting, Kavitha meniru aspek determinasi, pergerakan kaki yang lincah, dan keberanian menekan lawan sejak awal gim.
Sejak resmi dipanggil memperkuat skuad Merah Putih di level Pratama lewat jalur pemantauan Seleknas, grafik penampilan Kavitha di bawah asuhan pelatih Pelatnas menunjukkan kurva positif:
Tampil di Kejuaraan Asia Junior (AJC): Dipercaya mewakili Indonesia di kancah perorangan Asia Junior Championships, menimba jam terbang berharga menghadapi pemain-pemain elite dari China, Jepang, dan Korea.
Dominasi di Sirkuit Nasional (Sirnas): Kavitha memiliki rekam jejak bagus di level domestik.
Ia tercatat pernah naik ke podium tertinggi (Juara) pada Sirnas Jatim edisi 2023, dan menunjukkan resiliensi luar biasa saat kembali bersaing ketat hingga menembus babak-babak akhir pada edisi Sirnas Jatim 2026.
Ajang International Challenge: Mulai diperkenalkan di level senior dengan mengikuti turnamen International Challenge yang digelar PBSI guna melatih adaptasi menghadapi tekanan pemain-pemain asing yang lebih matang.
Melihat usia Kavitha Nadjwa Aulia yang baru menginjak 19 tahun, ia berada di rentang usia emas untuk pematangan taktik bertanding.
Dengan postur 164 cm yang proporsional untuk tunggal putri modern serta mentalitas bertanding yang tangguh, Kavitha Nadjwa Aulia diproyeksikan akan menjadi aset pelapis krusial yang siap mendampingi nama-nama seperti Ester Nurumi atau Mutiara Ayu di masa depan, demi menjaga marwah tunggal putri Indonesia di panggung BWF World Tour. (*)