Wujudkan SBT Sehat, DPRD Dorong Peningkatan Fasilitas dan Tenaga Medis di Wilayah Terpencil
Mesya Marasabessy June 12, 2026 01:42 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah SBT. 

Selain menjadi pelayanan dasar, hal itu sebagai upaya mewujudkan visi SBT Sehat sebagaimana tertuang dalam RPJMD Tahun 2025-2029.

Dorongan tersebut disampaikan DPRD melalui rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati SBT Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan Ketua Komisi I, Abdul Aziz Yanlua, dalam Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan Kedua, Kamis (11/6/2026) sore.

Pihaknya menilai, perhatian terhadap sektor kesehatan perlu terus ditingkatkan. 

Salah satu hal yang menjadi perhatian DPRD yakni penguatan sarana dan prasarana Puskesmas Pembantu (Pustu), khususnya yang berada di daerah terpencil dan terluar.

"DPRD merekomendasikan kepada Dinas Kesehatan untuk memperhatikan dan memperbaiki sarana dan prasarana Puskesmas Pembantu khususnya pada daerah-daerah terpencil dan terluar," ujarnya. 

Baca juga: LKPJ Bupati SBT, DPRD Minta Pemda Benahi Distribusi Guru hingga Dana Revitalisasi Sekolah

Baca juga: Polsek Nusaniwe Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Warga Bisa Saksikan Pertandingan hingga Babak Final

Selain fasilitas layanan tingkat dasar, DPRD juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan pada RSUD Bula dan RSUD Pratama Goran Riun.

Pasalnya, keberadaan dua rumah sakit daerah tersebut memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat SBT.

"Peningkatan kualitas pelayanan pada RSUD Bula dan RSUD Pratama Goran Riun merupakan kebijakan fundamental yang harus diperhatikan dan terus dibenahi, terutama yang berkaitan dengan percepatan pelayanan pasien yang membutuhkan perawatan segera," jelasnya.

DPRD menilai, penguatan layanan rumah sakit juga perlu didukung dengan ketersediaan tenaga medis, termasuk dokter spesialis.

Kehadiran tenaga spesialis diharapkan dapat semakin meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan sekaligus mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke fasilitas kesehatan di luar Kabupaten SBT.

"Peningkatan pelayanan dimaksud harus didukung dengan ketersediaan dokter spesialis pada kedua Rumah Sakit Umum Daerah dimaksud, sehingga dapat mengurangi intensitas rujuk pasien pada rumah sakit lain di luar SBT," katanya.

Selain itu, DPRD turut mendorong penguatan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam memastikan data kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat SBT semakin valid.

"Dalam rangka memastikan kevalidan data kepesertaan BPJS Kesehatan, maka DPRD mendorong penguatan koordinasi lintas OPD antara Dinas Kesehatan dengan Dinas Sosial, sehingga dapat diketahui dengan pasti data jumlah masyarakat Seram Bagian Timur yang belum terdaftar sebagai pengguna BPJS," tutupnya.

Melalui rekomendasi tersebut, DPRD berharap peningkatan pelayanan kesehatan dapat terus dilakukan secara bertahap dan merata, sehingga masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten SBT dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.