Drama 3 Kartu Merah Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Meksiko Akhiri Kutukan
Dwi Setiawan June 12, 2026 05:30 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Hasil laga pembukaan Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Meksiko vs Afrika Selatan, Jumat (12/6/2026) dinihari WIB, diwarnai berbagai drama.

Salah satu drama yang paling mencolok ialah jumlah kartu merah yang keluar dari saku wasit.

Dalam laga yang berjalan agak timpang antara Meksiko vs Afrika Selatan di Azteca Stadium.

Wilton Sampaio yang menjadi wasit dalam laga ini terpaksa harus mengeluarkan tiga kartu merah pada laga pembuka Piala Dunia 2026, tepatnya lagi di babak kedua.

Dua kartu merah dihadiahkan wasit asal Brasil itu kepada dua pemain Afrika Selatan.

Yakni masing-masing untuk Yaya Sithole (50') dan Themba Zwane (84').

Sementara, satu kartu merah lainnya diberikan wasit untuk pemain Meksiko, Cesar Montes (90+2).

Meksiko yang bertindak sebagai tuan rumah pun mampu mengakhiri laga dengan skor 2-0 atas Afrika Selatan.

Skor 2-0 untuk kemenangan Meksiko ini hampir mendekati prediksi jitu yang sempat disampaikan Difanda Pandu selaku anggota Big Reds regional Surabaya.

Tepatnya ketika ditanya soal perkiraan pemenang laga pembuka Piala Dunia 2026.

Dalam penjelasannya, Difanda Pandu memperkirakan Meksiko bakal menang telak 3-0, karena pengaruh besar statusnya sebagai tuan rumah.

"Faktor kuat sebagai tuan rumah, prediksiku Meksiko menang 3-0," kata Difanda Pandu saat dihubungi Tribunnews, Jumat (12/6/2026) dinihari WIB.

MEKSIKO DAN AFRIKA - Ilustrasi bendera Meksiko dan Afrika Selatan terkait persaingan di Piala Dunia 2026. (Grafis Tribunnews.com)

Pada menit kesembilan, Julian Quinones menisbatkan diri sebagai pencetak gol pertama di turnamen Piala Dunia edisi kali ini.

Memanfaatkan kesalahan build-up daritim lawan, tendangan mendatar pemain yang merumput bersama Al Qadsiah di Liga Arab Saudi, itu menghujam gawang Afrika Selatan.

Meksiko selaku tuan rumah baru bisa menggandakan keunggulan di babak kedua.

Tepatnya lagi pada menit ke-67, lewat sundulan maut Raul Jimenez.

Gol Raul Jimenez sudah cukup bagi Meksiko untuk mengamankan tiga poin dalam laga pembuka Piala Dunia edisi kali ini.

Kemenangan atas Afrika Selatan tak hanya menjaga peluang Meksiko untuk segera lolos ke fase gugur.

Melainkan juga, kemenangan ini terasa sangat berharga karena mengakhiri kutukan Meksiko di setiap laga pembuka turnamen Piala Dunia.

Dalam sejarahnya, Meksiko menjadi negara yang paling sering tampil di laga pembukaan Piala Dunia.

Sebelum menang atas Afrika Selatan hari ini, Meksiko terhitung sudah memainkan laga pembuka Piala Dunia sebanyak tujuh kali.

Apesnya, dari tujuh laga pembuka tersebut, tidak ada satupun pertandingan yang dimenangkan Meksiko, seperti yang dikutip dari DAZN.

Meksiko terhitung hanya bisa meraih hasil imbang (2x), dan lima laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Alhasil, dengan kemenangan ini, Meksiko akhirnya bisa mengakhiri kutukan tidak pernah menang di laga pembuka Piala Dunia tepat di kesempatan kedelapannya.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama dimulai, Meksiko sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan.

Sembari menunggu kesempatan menyerang, Meksiko terus bersabar mencari celah pertahanan lawan.

Pada menit ketiga, tekel buruk Aubrey Modiba, membuat wasit meniup peluit tanda pelanggaran.

Sayangnya, pelanggaran yang berbuah set piece itu tidak dimanfaatkan maksimal oleh Meksiko.

Meksiko mendapat peluang emas pertama lewat Raul Jimenez.

Jimenez mencoba melepaskan tembakan dengan kaki kirinya, ke sudut kiri bawah kiper Afrika Selatan.

Hanya saja, usaha pemain Fulham itu diblokir Ronwen Williams yang melakukan penyelamatan gila.

Meksiko terus menekan pertahanan Afrika Selatan, dengan menerapkan pressing agresif saat lawannya melakukan build-up dari belakang.

Tepat pada menit ke-9, Meksiko mendapatkan hadiah dari keberhasilannya menekan build-up lawan.

Ialah Julian Quinones yang menjadi aktor utama terciptanya gol pembuka Piala Dunia kali ini.

Pemain Meksiko itu mampu memanfaatkan kesalahan build-up lawannya di daerah berbahaya.

Dengan sekali tembakan mendatar, Julian Quinones mampu menjebol jala gawang Afrika Selatan dan membawa tuan rumah bersorak-sorai dengan keunggulan satu golnya.

Keberhasilan mencetak gol pembuka di awal laga, membuat Meksiko kian gencar dalam melakukan serangan dan pressing.

Seakan berharap kesalahan bakal diulangi lagi lini belakang Afrika Selatan, pemain depan Meksiko seperti Jimenez tak berhenti menekan pertahanan lawan.

Afrika Selatan jelas semakin tertekan.

Permainan mereka tampak sulit berkembang dan strategi long ball sangat tidak efektif.

Serangan Afrika Selatan kerapkali mentok lantaran sudah mentah di sepertiga wilayah Meksiko.

Afrika Selatan benar-benar butuh pemain tipe kreatif untuk bisa memecah celah pertahanan Meksiko.

Meksiko embali punya peluang emas untuk menggandakan keunggulannya.

Sayangnya, penampilan gemilang Ronwen William di bawah mistar gawang Afrika Selatan, mampu mementahkan peluang dari Meksiko.

Jimenez punya peluang emas untuk kedua kalinya, sayangnya mentah lagi di tepisan kiper lawan.

Sebelum babak pertama berakhir, Meksiko punya kesempatan lagi untuk menambah gol.

Namun tembakan Julian Quinones hanya melebar saja di kanan gawang Afrika Selatan.

Babak pertama selesai, dominasi Meksiko membuahkan hasil.

Gol Julian Quinones pada menit kesembilan menjadi pembeda laga di babak pertama.

Babak kedua dimulai.

Meksiko langsung mendapatkan dua peluang emas, sayang semuanya gagal dimanfaatkan jadi gol.

Baik peluang yang diciptakan Brian Gutierrez dan Israel Reyes, keduanya mentah begitu saja.

Afrika Selatan yang tertekan, semakin kehilangan kendali, setelah satu pemainnya diusir wasit.

Tepat pada menit ke-49, Yaya Sithole dihadiahi kartu merah oleh wasit setelah melakukan pelanggaran fatal di depan kotak penalty timnya sendiri.

Gegara kartu merah tersebut, Afrika Selatan berada dalam situasi yang semakin sulit.

Karena negara asal Afrika itu harus bermain dengan 10 pemain dalam kondisi tertinggal satu gol.

Benar saja, keunggulan pemain ini mampu dimaksimalkan Meksiko untuk terus menambah tekanan ke Afrika Selatan.

Meksiko baru bisa menambah golnya pada menit ke-67, lewat sundulan Raul Jimenez, memanfaatkan umpan silang dari Roberto Alvarado.

Situasi kian rumit, karena ada pemain Afrika Selatan lainnya yang juga diganjar kartu merah.

Kali ini, gantian pemain Afrika Selatan yang bernama Themba Zwane yang keluar lapangan, karena melakukan pelanggaran yang dianggap wasit berbahaya menit ke-84.

Tertinggal dua gol dan bermain dengan 9 pemain jelas menjadi kondisi rumit bagi Afrika Selatan.

Di sisa menit yang ada, Meksiko nampaknya sudah cukup puas dengan keunggulannya.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhir laga, Meksiko menang 2-0 atas Afrika Selatan.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.