TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONUT - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Konawe Utara ( Disperindag Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan inspeksi mendadak (sidak) elpiji 3 kilogram (kg).
Pemantauan penyaluran elpiji 3 kg hingga 12 kg di pangkalan sejumlah kecamatan di Kabupaten Konut, itu dilakukan bersama pihak kepolisian, sejak Rabu (10/06/2026).
Tak hanya di Wanggudu, Kecamatan Asera, ibu kota kabupaten berjarak sekitar 120an kilometer (km) atau 2,5 jam berkendara dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra.
Pengawasan juga dilakukan pada pangkalan yang tersebar di Kecamatan Molawe, Andowia, hingga Lasolo.
Sidak di sejumlah lokasi dipimpin Kadisperindag Konut, Moh Nur Sain, bersama Sekretaris Ery Astuti Husainy, pimpinan dan staf dinas, serta pihak terkait lainnya.
“Pemantauan penyaluran gas dan harga yang dijual pangkalan kepada masyarakat,” kata Nur Sain melalui Ery dalam keterangannya kepada wartawan TribunnewsSultra.com, Jumat (12/06/2026).
Sidak dan pengawasan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok maupun harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kg yang disalurkan kepada masyarakat.
Baca juga: Pasar Murah Elpiji 3 Kg di Konawe Utara, 560 Tabung Gas per Kecamatan, Harga Rp23 Ribu-Rp24 Ribu
Sejumlah langkah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konut untuk memastikan stok dan HET gas melon tersebut di tengah lonjakan harga di tingkat pengecer di sejumlah daerah se-Sultra.
Selain rutin melakukan sidak dan pengawasan, Pemkab Konut, sebelumnya menggelar pasar murah elpiji 3 kg di 4 kecamatan, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini bekerja sama PT Pertamina Patra Niaga serta 2 agen resmi penyalur elpiji bersubsidi yakni PT Sukrisna Tarigasindo dan PT Gazibo Cahaya Asera.
Pada Senin (25/5/2026), penyaluran langsung kepada masyarakat dilakukan di 2 kecamatan yakni Wiwirano dan Langgikima.
Selanjutnya, penyaluran gas melon berlangsung di Kelurahan Wanggudu, Asera, serta Kecamatan Lasolo, Selasa, 26 Mei 2026.
Masing-masing kecamatan mendapatkan alokasi 560 tabung elpiji 3 kg, harganya sesuai HET yang berlaku yakni Rp23 ribu-Rp 24 ribu per tabung sesuai kecamatannya.(*)
(TribunnewsSultra.com/Sri Rahayu)
Baca juga: Harga Elpiji 3 Kg di Kios Kendari Sulawesi Tenggara Naik Drastis, Dijual hingga Rp50 Ribu per Tabung