TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penjual vape di Kota Pekanbaru telah melakukan antisipasi terkait dengan penyalahgunaan etomidate pada cartridge vape.
Tidak hanya pada barang yang dijual, namun juga konsumen yang datang membeli
Etomidat adalah obat bius medis kuat (anestesi intravena) yang bekerja sangat cepat untuk membuat pasien tidak sadarkan diri sebelum prosedur operasi atau pemasangan alat bantu napas.Zat ini sangat rentan disalahgunakan sebagai campuran dalam cairan rokok elektronik (liquid vape) ilegal.
Cairan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam cartridge vape, yakni tangki yang menampung cairan (e-liquid).
Seperti yang dilakukan Bais Vape Store di Jalan Bukit Barisan, Pekanbaru. Cahyo, karyawan toko, mengatakan pihaknya telah melakukan pengetatan pada konsumen..
Hal itu dilakukan dengan melihat psikologi pembeli dalam liquid vape, dari usia sampai perilaku..
"Kami akan lihat bagaimana mimik wajah mereka. Apakah mencurigakan. Kemudian untuk memastikan konsumen yang legal, kami juga tanya KTP-nya," ungkap Cahyo kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (12/6/2026).
Dikatakan Cahyo, selain itu, pihaknya juga memberikan edukasi kepada konsumen terkait jenis-jenis liquid yang legal serta antisipasi yang bisa saja disusupi bahan berbahaya..
Baca juga: Operasi Gempur PETI Berlanjut, Polres Kuansing Kembali Musnahkan 19 Rakit PETI di Dua Kecamatan
Baca juga: Pengedar Sabu di Gondai Pelalawan Kembali Diciduk Polisi, Segini Barang Bukti yang Diamankan
"Tentu saja ada edukasi yang kami berikan kepada konsumen. Itu dilakukan agar mereka tidak salah dan terjerumus pada barang-barang yang ilegal," ungkapnya.
Menurut Cahyo, pihak distributor juga telah memberikan edukasi ke penjual. Edukasi tersebut salah satunya mengantisipasi penyusupan etomidate ke dalam liquid vape.
Berikut himbauan Asosiasi Ritel Vape Indonesia (Arvindo)
Cahyo mengungkapkan, terkait dengan usia pengguna vape saat ini, pihaknya memang makin memperketatnya.
Selain itu, konsumen juga harus memastikan perihal cartridge yang dijual dengan harga yang lebih mahal.
Menurutnya untuk cartridge standar biasanya hanya dijual paling mahal Rp 50 ribu
"Jika harganya sampai jutaan, tentu saja itu patut dicurigai. Karena itu bisa saja diselipkan bahan berbahaya," terang Cahyo.
Kemudian, hal lain yang juga harus diperhatikan konsumen, yakni tetap memahami detail vape yang akan dibeli.
Terutama produk yang jelas dan ritel yang legal yang memang menjadi perpanjangan tangan distributor resmi.