Pernah Dikalahkan Evan Dimas, Hwang Hee Chan Kini Antarkan Kemenangan Korea Selatan di Piala Dunia
Ardhina Trisila Sakti June 12, 2026 04:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gelandang serang Korea Selatan Hwang Hee Chan mampu membawa timnya, mengalahkan tim Republik Ceko dengan skor 2-1 di ajang Piala Dunia 2026.

Dalam pertandingan yang digelar Stadion Estadio Guadalajara tim berjuluk Taeguk Warriors berhasil melakukan comeback, setelah sebelumnya sempat tertinggal oleh gol Ladislav Krejci pada menit 59.

Tertinggal 0-1, Pelatih Korea Selatan Myung Bo pun memasukan pemain yang merumput di Liga Inggris bersama Wolferhampton Hwang Hee Chan pada menit 62.

Tak butuh waktu lama Hwang Hee Chan langsung memberikan dampak dengan ikut andi dalam gol pada menit 67 oleh Hwang In Beom dan gol kemenangan di menit 80 oleh Oh Hyeon Gyu.

Nama Hwang Hee Chan yang melambung tinggi, kembali mengingatkan para pecinta sepak bola Indonesia akan sosoknya yang pernah melawan Tim Indonesia U-19 pada 2013 lalu.

Dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-19 2013 lalu, Hwang Hee Chan justru harus tertunduk malu usai dikalahkan Evan Dimas cs dengan skor 3-2.

Pelatih Babel Jaya, Bachtiar Hamid menyoroti generasi emas Evan Dimas yang kini justru tenggelam, meski sempat meraih prestasi Piala AFF 2019 lalu.

"Indonesia ini ketika di tingkat junior usia 20 tahun ke bawah, potensi pemain luar biasa. Artinya bisa menyamai tim-tim negara Asia sepertu Korea, Jepang, Australia. Tapi ketika level senior, kita kalah," ujar Bachtiar Hamid, Jumat (12/6/2026).

Untuk itu Bachtiar Hamid yang juga membawa tim Babel Jaya berlaga National Series 2026, menyoroti peran Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait dengan pola pembinaan. 

"Pekerjaan rumah PSSI bagaimana pembinaan sepak bola berkelanjutan untuk usia dini, kontribusi juga PSSI buat buat tim dan Sekolah Sepakbola (SSB)," bebernya.

Selain itu pihaknya juga berharap adanya dukungan fasilitas, termasuk sarana dan prasarana yang ada di daerah.

"Dengan fasilitas yang memadai, tentunya tujuan prestasi sepak bola nasional lebih maju lagi. Dengan kiprahnya pemain Asia di Eropa itu kita sudah dapat nilai plus, bahwa Asia juga bisa bersaing dengan negara Eropa dan Amerika Latin," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.