SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Arema FC kembali melepas pemain asingnya, kali ini Pablo Oliveira yang dilepas oleh manajemen Singo Edan pada Jumat (12/6/2026).
Pablo Oliveira menjadi legiun asing keempat Arema FC yang dilepas, setelah sebelumnya ada Lucas Frigeri, Valdeci Moreira, dan Dalberto.
Pablo Oliveira pertama kali bergabung dengan Arema FC untuk menghadapi musim 2024-2025.
Pada musim debutnya, ia langsung menjadi pilihan utama di sektor tengah dengan tampil dalam 27 pertandingan dan menyumbangkan tiga gol.
Pemain berusia 31 tahun itu tak hanya dikenal sebagai pengatur ritme permainan di lini tengah, tetapi juga sosok yang menunjukkan profesionalisme tinggi saat harus berjuang melawan cedera panjang.
Kehadirannya memberi keseimbangan bagi permainan Singo Edan, terutama dalam membantu transisi bertahan maupun membangun serangan dari lini kedua.
Namun perjalanan Pablo bersama Arema FC mulai mendapat ujian berat saat memasuki Super League 2025/2026.
Cedera membuatnya harus menepi cukup lama dan menjalani proses pemulihan yang tidak mudah.
Setelah berjuang untuk kembali bugar, Pablo akhirnya kembali memperkuat Arema FC pada putaran kedua kompetisi, tepatnya Januari 2026.
Sayangnya, nasib kurang beruntung kembali menghampirinya.
Baca juga: Arema FC Berpeluang Ikat Permanen Hansamu Yama, Tapi Susah untuk Dapatkan Rio Fahmi
Pablo mengalami cedera serius pada ligamen lutut, yakni MCL dan ACL, yang memaksanya mengakhiri musim lebih cepat dan pulang ke Brasil untuk menjalani operasi lanjutan.
Meski hanya sempat tampil tiga kali pada musim terakhirnya, dedikasi Pablo tetap mendapat apresiasi tinggi dari manajemen Arema FC.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi (Inal), menyebut Pablo sebagai pemain yang memberikan lebih dari sekadar kontribusi di atas lapangan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pablo atas dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi luar biasa yang telah diberikan selama dua musim bersama Arema FC."
"Bukan hanya melalui penampilannya di atas lapangan, tetapi juga melalui semangat dan keteguhannya dalam menghadapi masa-masa sulit akibat cedera," kata Inal dalam keterangan resmi klub, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, Pablo telah menunjukkan arti sesungguhnya dari perjuangan seorang pesepak bola profesional ketika harus berhadapan dengan cedera yang mengancam kariernya.
Inal juga menyampaikan doa agar mantan pemain Singo Edan tersebut segera pulih dan dapat kembali bermain di level terbaik.
"Cedera yang dialami Pablo tentu bukan situasi yang mudah untuk dihadapi."
"Namun kami percaya dengan karakter dan mentalitas yang dimilikinya, ia mampu bangkit kembali," ujarnya.
Selama dua musim mengenakan seragam Arema FC, Pablo memang tidak mencatatkan statistik yang mencolok.
Namun ketenangan, kepemimpinan, dan daya juangnya di tengah situasi sulit membuatnya menjadi salah satu pemain asing yang mendapat respek dari lingkungan klub.
"Kami mendoakan agar proses pemulihannya berjalan lancar dan dapat kembali meraih kesuksesan bersama klub barunya nanti," tandasnya.