Tangis Bahagia Pecah di Islamic Center, 442 Jemaah Haji Ciamis Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga
Dedy Herdiana June 12, 2026 08:20 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti area Komplek Islamic Center Ciamis saat ratusan jemaah haji asal Kabupaten Ciamis yang tergabung dalam Kloter 15 KJT tiba dan kembali bertemu keluarga, Jumat (12/6/2026).

Isak tangis, pelukan hangat, hingga doa syukur mewarnai penyambutan kepulangan para tamu Allah tersebut. 

Sejak siang hari, keluarga sudah memadati lokasi untuk menanti momen pertemuan setelah para jemaah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Kloter 15 KJT menjadi rombongan pertama jemaah haji asal Ciamis yang kembali ke daerah pada musim haji tahun 2026.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ciamis, Nana Supriatna, mengatakan proses pemulangan berjalan lancar bahkan rombongan tiba lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.

“Jadwal kedatangan sebenarnya pukul 06.20 WIB, tetapi rombongan tiba lebih cepat sekitar 19 menit. Perjalanan dari Jeddah sampai kembali ke Kabupaten Ciamis berjalan lancar,” ujarnya.

Baca juga: Delay 2 Jam, Ratusan Jemaah Haji Kloter 4 Akhirnya Tiba Di Kota Tasikmalaya

Menurut Nana, pemulangan jemaah tahun ini melalui Bandara Kertajati dinilai membantu mempercepat perjalanan menuju daerah asal.

Awalnya rombongan diperkirakan tiba di Islamic Center sekitar pukul 15.00 WIB. Namun karena kondisi perjalanan yang lancar, jemaah telah tiba sekitar pukul 14.25 WIB sehingga keluarga dapat lebih cepat bertemu.

Dari total 444 jemaah yang berangkat dalam Kloter 15 KJT, sebanyak 442 orang kembali ke Kabupaten Ciamis. Dua jemaah lainnya meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

“Kami turut berduka atas jemaah yang wafat selama menjalankan ibadah haji. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Nana.

Selain itu, setibanya di Ciamis terdapat dua jemaah yang langsung menjalani perawatan medis karena kondisi kesehatan dan penyakit penyerta.

Pihak keluarga bersama petugas segera membawa keduanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Nana berharap seluruh jemaah yang telah kembali dapat menjaga kondisi kesehatan serta mempertahankan nilai-nilai ibadah yang diperoleh selama di Tanah Suci.

“Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan dapat membawa manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.(*)

 


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.