Cara Sadis Pelaku Habisi Bilkis Bocah 11 Tahun, Aksinya Tanpa Ampun dan Belas Kasihan
Eko Setiawan June 12, 2026 10:07 PM

 

TRIBUNBATAM.id, SRAGEN – Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa Bilqis Rajiansyah (11), bocah perempuan asal Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, sempat melakukan perlawanan ketika diserang pelaku sebelum akhirnya meninggal dunia.

Fakta tersebut diperoleh dari pemeriksaan terhadap tersangka Suparman alias Bledus (53) serta hasil autopsi yang dilakukan tim forensik.

Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno menjelaskan, korban berusaha melindungi diri dengan menangkis serangan menggunakan kedua tangannya saat pelaku mengayunkan sabit bendo.

Namun karena usia korban masih sangat muda dan serangan dilakukan secara mendadak, upaya tersebut tidak mampu menghentikan aksi pelaku.

"Korban sempat menangkis. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka-luka pada tangan yang menunjukkan adanya upaya perlawanan," kata Catur.

Menurutnya, salah satu luka paling serius ditemukan pada tangan kiri korban. Jari tengah tangan kiri Bilqis putus akibat terkena sabetan senjata tajam saat berusaha menghalau serangan.

Setelah serangan pertama mengenai bagian tangan, pelaku diduga terus melakukan kekerasan yang berulang kali mengarah ke bagian wajah korban.

Baca juga: Modus Pacaran, Pemuda di Bintan Setubuhi Remaja 15 Tahun hingga Hamil dan Melahirkan

Temuan itu sejalan dengan hasil autopsi yang menunjukkan adanya sejumlah luka serius pada wajah korban akibat serangan berulang.

Polisi menduga seluruh aksi kekerasan terjadi dalam waktu singkat. Korban bahkan tidak sempat meminta pertolongan kepada warga sekitar karena pelaku langsung menyerang saat korban dalam kondisi tidak siap.

"Tidak sempat berteriak meminta tolong. Serangan dilakukan secara tiba-tiba hingga korban akhirnya meninggal dunia," ungkapnya.

Penyidik masih mendalami apakah sebelum penyerangan sempat terjadi percakapan atau perselisihan antara korban dan pelaku.

Berdasarkan kronologi sementara, pelaku mendatangi rumah korban dengan alasan meminjam sabit bendo milik orang tua korban. Setelah korban mengambilkan dan menyerahkan alat tersebut, korban kembali ke tempat tidurnya.

Tak lama kemudian, pelaku diduga langsung melancarkan serangan menggunakan sabit yang baru saja diberikan korban.

Hasil autopsi menemukan sedikitnya 14 luka pada tubuh Bilqis, terutama di bagian wajah dan tangan. Luka-luka tersebut menguatkan dugaan bahwa korban sempat berusaha mempertahankan diri sebelum akhirnya tewas.

Kasus ini kini memasuki tahap penyidikan lanjutan setelah polisi berhasil menangkap Suparman alias Bledus, warga Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen.

Dari hasil penyelidikan sementara, motif pelaku diduga berkaitan dengan keinginan menguasai barang milik korban berupa sepeda motor Honda Vario dan telepon genggam. Kedua barang tersebut sempat dibawa kabur dan dijual oleh pelaku sebelum akhirnya berhasil diamankan kembali oleh penyidik sebagai barang bukti.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.