Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu menyampaikan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Bengkulu pada periode 13 hingga 15 Juni 2026.
Berdasarkan data BMKG, pada 13 Juni 2026 tidak terdapat wilayah di Provinsi Bengkulu yang masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat.
Namun, pada 14 Juni 2026, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Bengkulu Tengah, dan Kota Bengkulu.
Sementara pada 15 Juni 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meluas meliputi Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, dan Seluma.
Hujan Lebat Berpotensi Terjadi pada 14 dan 15 Juni
Memasuki Minggu (14/6/2026), BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di lima kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Kondisi tersebut diperkirakan masih berlanjut pada Senin (15/6/2026) dengan penambahan wilayah terdampak, yakni Kabupaten Seluma.
BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi genangan, pohon tumbang, hingga terganggunya aktivitas masyarakat akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Meski demikian, untuk kategori siaga atau potensi hujan lebat hingga sangat lebat maupun kategori awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem, BMKG menyatakan nihil di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu selama periode 13 hingga 15 Juni 2026.
BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang
Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang yang berlaku pada 13 hingga 15 Juni 2026.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur.
Pantauan TribunBengkulu.com pada Sabtu (13/6/2026) pagi, cuaca di Kota Bengkulu terpantau cerah berawan dengan sinar matahari mulai terlihat sejak pagi hari.
Meski demikian, sejumlah awan tebal tampak menyelimuti beberapa kawasan sehingga masyarakat tetap diimbau waspada terhadap potensi perubahan cuaca, terutama pada siang hingga sore hari.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama pengendara, nelayan, dan warga di kawasan rawan bencana, diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca serta mengutamakan keselamatan saat beraktivitas.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan aplikasi InfoBMKG guna mengantisipasi potensi cuaca buruk secara dini.